Plt Ketua Umum PPP Emron Pangkapi mengatakan, meski Suryadharma Ali (SDA) merupakan ketua umum partai, tetap semua surat yang dikirim akan dipelajari terlebih dahulu. Salah satunya surat undangan Majelis Islah PPP yang dikirim SDA kepadanya."Pak SDA mengirim surat akan kita pelajari surat beliau," kata Emron usai Mukernas PPP IV di Jakarta, Kamis (25/2).Emron menjelaskan, posisi SDA yang sekarang berada di rutan KPK di Guntur membuat mantan menteri agama era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut tidak menjalankan tugas sebagai ketum. Dia menambahkan, Mukernas PPP IV juga tidak merekomendasikan surat SDA."Mukernas lembaga pemegang kekuasaan kedua setelah muktamar. Tidak ada sedikit pun merekomendasikan itu (surat dari SDA)," katanya.Emron menuturkan, berdasarkan rekomendasi Mukernas, tanggung jawab partai sekarang berada padanya. Termasuk menyetujui atau tidak surat undangan Majelis Islah PPP."Mukernas menetapkan wakil ketua umum yang menjalankan tugas ketua umum," pungkasnya.
Jadi Plt Ketum PPP, Emron bakal pelajari setiap surat dari SDA
Posisi SDA yang sekarang berada di rutan KPK di Guntur membuatnya tak bisa mengambil tugas ketua umum.
Rekomendasi