Kritik pedas Ruhut ke Marzuki dan Pasek agar tak lawan SBY

Ruhut merupakan kader Demokrat yang mendukung pencalonan SBY sebagai ketua umum di Kongres Demokrat.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Kritik pedas Ruhut ke Marzuki dan Pasek agar tak lawan SBY
Ruhut Sitompul. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Jelang pelaksanaan Kongres Partai Demokrat, kondisi di internal partai berlambang bintang Mercy itu kian memanas. Pasalnya, muncul suara-suara dari kader partai yang identik dengan warna biru itu agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak lagi maju mencalonkan diri menjadi ketua umum.Bahkan, ada kader yang memiliki niat untuk maju dalam bursa pencalonan ketua umum partai yang kini dipimpin oleh SBY itu. Sebut saja Marzuki Alie dan Gede Pasek Suardika.Komentar pun muncul dari para kader Demokrat yang mendukung pencalonan SBY. Salah satunya dari Ruhut Sitompul.Tak cuma berkomentar, Ruhut bahkan kerap menyindir dan mengeluarkan pernyataan keras agar dua sejawatnya di Partai Demokrat itu tak maju dalam pemilihan ketua umum di kongres yang bakal diselenggarakan di Surabaya, Mei ini.Berikut kritikan-kritikan Ruhut kepada Marzuki dan Pasek seperti dirangkum merdeka.com;

Dua politikus Demokrat, Marzuki Alie dan Gede Pasek Suardika berniat menyaingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon ketua umum Partai Demokrat pada Kongres di Surabaya, Jawa Timur. Namun, Juru bicara partai Demokrat yang juga loyalis SBY, Ruhut Sitompul memberi saran untuk kedua koleganya tersebut lebih baik menyerah sebelum berperang melawan SBY.Ruhut meminta Marzuki dan Pasek lebih baik bekerja yang baik untuk kemajuan Partai Demokrat. Dia juga meminta agar Marzuki dan Pasek membuat harum nama Demokrat ketimbang maju bersaing dengan SBY."Marzuki dan Pasek, sudah kalian kerja saja yang baik di partai, buat harum nama partai. Janganlah kalian bergeming untuk maju jadi ketua umum, biar bekerja saja kayak kami," kata Ruhut saat dihubungi, Kamis (7/5).

Ruhut Sitompul mengritik rencana kedua rekannya di Demokrat, Marzuki Alie dan Gede Pasek Suardika, yang hendak mencalonkan diri menjadi ketua umum Demokrat. Ruhut bahkan menyebut keduanya sebagai kader partai yang tak tahu diri.Sebab, mayoritas kader sudah sepakat mengusung kembali SBY sebagai nahkoda partai pemenang pemilu 2009 itu."Itu kalau tetap ingin maju Marzuki dan Pasek enggak tahu diri itu, ada yang dukung tidak? Jelas-jelas kader Demokrat di seluruh daerah ingin SBY ketum lagi, karena SBY yang mampu menyatukan kader. Janganlah kalian berdua merusak partai ini," kata Ruhut saat dihubungi, Kamis (7/5).Ruhut menegaskan, keinginan SBY kembali menjadi ketua umum lantaran permintaan mayoritas kader Demokrat dan bukan keinginan SBY sendiri."Begini bos, Pak SBY itu diminta oleh kami dan mayoritas kader Demokrat agar mau maju lagi jadi ketua umum. Hanya Pak SBY yang mampu menyatukan kami," ucap Ruhut.

Juru bicara partai Demokrat yang juga loyalis SBY, Ruhut Sitompul mengritik rencana Marzuki Alie untuk maju sebagai calon ketua umum Partai Demokrat, bersaing dengan SBY. Ruhut bahkan menyebut Marzuki Alie tak pantas mengajari SBY soal politik."Itu ibarat mengajari ikan berenang," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4).

 

Ruhut menjamin SBY didukung 95 persen kader Demokrat. Ruhut meragukan Marzuki Alie dapat bersaing dengan SBY. Apalagi, butuh dukungan 30 persen suara DPD untuk maju bersaing sebagai Ketua Umum."Sudahlah Juki (Sapaan akrab Marzukie Ali) siapa sih yang akan dukung kau," tandas Ruhut.

Ruhut Sitompul meminta Marzuki Alie tidak bermanuver jelang pelaksanaan Kongres III Partai Demokrat. Ruhut meminta Marzuki agar tidak mencalonkan diri sebagai ketua umum di kongres yang akan segera diselenggarakan."Kalau ada yang coba-coba seperti Marzuki, saya katakan, sudahlah Marzuki, siapa yang akan dukung kau," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/4).Ruhut juga mengingatkan Marzuki agar tidak coba-coba menyaingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kongres. Sebab, pengalaman SBY dalam memimpin Demokrat, terbukti lebih banyak ketimbang Marzuki."Janganlah Marzukie bicara politik ajari Pak SBY," kata Ruhut.

Rekomendasi