Akbar Tandjung sebut kubu Agung tak hormati PTUN gelar Rapimnas

Akbar khawatir ada dampak buruk dari diselenggarakannya Rapimnas Golkar secara sepihak oleh kubu Agung Laksono.

Mohammad Yudha Prasetya
Akbar Tandjung sebut kubu Agung tak hormati PTUN gelar Rapimnas
Akbar Tanjung evaluasi ARB. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Akbar Tandjung menilai Agung Laksono dkk tak menghormati putusan sela PTUN karena menggelar Rapimnas hari ini. Akbar khawatir ada dampak buruk dari diselenggarakannya Rapimnas Golkar secara sepihak oleh kubu Agung Laksono."Seharusnya masing-masing pihak bisa menghormati putusan institusi resmi. Karena menurut putusan sela itu kan diperintahkan supaya pihak-pihak tidak melakukan kegiatan terlebih dahulu. Itu yang kita khawatirkan bisa menimbulkan adanya reaksi panas terhadap kegiatan tersebut," kata Akbar di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (8/4).Akbar mengharapkan semua pihak di internal Golkar saat ini saling menahan diri, selama belum ada pegangan hukum berkekuatan tetap yang bisa dijadikan landasan bagi kepengurusan Golkar.Meski dirinya sendiri menjadi saksi bagaimana sah nya Munas Bali, Akbar tetap meminta agar masing-masing pihak bisa menahan ego dan sikap arogannya, pada kondisi internal partai akhir-akhir ini."SK Menkum HAM itu kan pelaksanaannya ditunda, tentu semua pihak harusnya bisa menahan diri. Kita tunggu saja pengadilan PTUN yang resmi dan itulah yang akan jadi pegangan kita. Karena kita kan ada juga gugatan di Jakarta Utara, dan ada juga di Bareskrim," kata Akbar."Saya sebagai orang yang hadir di Munas Bali dan ketua Wantim Munas Bali, saya saksikan sendiri bahwa Munas Bali itu benar-benar sah. Sebab penyelenggaranya adalah ARB yang merupakan produk Munas Riau. Pengurus DPD I resmi dan diketahui publik, begitu pula DPD II. Maka sebaiknya saat ini kita hormati saja putusan sela PTUN itu," pungkasnya.

Rekomendasi