Beredar daftar penyumbang dana kampanye Prabowo-Hatta Rajasa saat pilpres lalu. Yang mengejutkan nama Ketua Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla, Rini Soemarno juga tercantum dalam daftar penyumbang dana untuk Prabowo-Hatta.Ketua DPP Partai Golkar Mahyudin terlihat kaget ketika dikonfirmasi tentang kebenaran kabar tersebut. "Enggak tahu saya," kata Mahyudin dengan kaget, Jakarta, Kamis (16/10).
Sementara Anggota Koalisi Merah Putih (KMP) Fahri Hamzah juga membantah kabar tersebut. Menurutnya itu ulah lawan politik Rini Soemarno guna menjatuhkannya."Enggak tahu, itu proses mereka saling menjegal. Rini kan punya musuh di dalam, itu urusan mereka saja," kata Fahri Hamzah di kompleks gedung parlemen Senayan Jakarta.Sedangkan Juru Bicara Koalisi Merah Putih Tantowi Yahya memilih diam dan tidak memberikan komentar terkait Rini Soemarno yang menjadi salah satu penyumbang pasangan Prabowo-Hatta. "Wah saya enggak tahu, jadinya enggak bisa komen," kata dia saat dihubungi merdeka.com.Dalam dokumen yang beredar, Rini Soemarno tercantum dalam daftar penyumbang dana untuk Prabowo-Hatta. Dalam edaran yang diterima merdeka.com, Kamis (16/10) dari garudahitam4@gmail.com, Rini tercatat menggelontorkan uang sebanyak Rp 825 juta.Selain itu, Sri Mulyani ditulis mengucurkan dana Rp 250 juta dan Gubernur Bank Indonesia Agus Marto Rp 250 juta. Lalu ada Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto menyumbang Rp 200 juta.Nama Ketua DPR saat ini Setya Novanto menyumbang Rp 200 juta dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono sebanyak Rp 450 juta. Kemudian ada nama Murdaya Widyamiwarta Poo juga disebut mengucurkan dana Rp 400 juta.