Catatan DPW PPP: SDA tidak transparan soal keuangan partai

Emron mengatakan, kelalaian DPP PPP bukan semata-mata kesalahan yang harus ditanggung SDA secara tunggal.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Catatan DPW PPP: SDA tidak transparan soal keuangan partai
SDA di Bandung. ©2014 Merdeka.com

Wakil Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Emron Pangkapi menanggapi pandangan-pandangan DPW-DPW PPP terhadap Laporan Pertanggungjawaban DPP PPP. Laporan Pertanggungjawaban DPP PPP memunculkan beberapa catatan dari para anggota DPW yang hadir antara lain tidak transparannya keuangan DPP PPP semasa dipimpin oleh Suryadharma Ali (SDA). Selain itu, beberapa keputusan yang diambil SDA tidak sesuai dengan AD/ART PPP.Emron mengatakan, kelalaian DPP PPP bukan semata-mata kesalahan yang harus ditanggung SDA secara tunggal. Namun, harus ditanggung oleh seluruh pengurus DPP PPP."Kita tidak bisa meletakkan kesalahan kepada ketum partai, kesalahan itu adalah kesalahan kita semua pengurus DPP PPP," kata Emron di Empire Palace, Surabaya, Kamis (16/10).SDA sendiri tidak hadir dalam Muktamar VIII PPP di Surabaya, namun, Emron meminta DPW-DPW PPP untuk menerima Laporan Pertanggungjawaban DPP PPP. Diakui Emron, pengurus DPP PPP saat ini belum konsisten dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan AD/ART."Atas nama Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, kami mohon kiranya muktamar mau menerima pertanggungjawaban kami. DPP PPP kurang konsisten dalam pemenuhan AD/ART," ucap Emron.

Rekomendasi