Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) bakal menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ahok akan menggantikan Jokowi karena telah terpilih menjadi presiden. Jokowi akan dilantik menjadi presiden pada 20 Oktober 2014.Pasangan Jokowi - Ahok diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra sewaktu Pilkada DKI Jakarta 2012. Namun dalam pilpres 2014 ini, kedua partai tersebut bersitegang dan bersaing dalam bursa pilpres 2014. Bagaimana nasib pendamping Ahok yang seharusnya diusung dari kedua partai tersebut? Apakah wakil Ahok akan berlarut-larut pada nantinya?"Kalau bersama ( PDIP ) tak ketemu, apa yang terjadi. Apa mungkin bisa bersatu? Bisa tidak. Tergantung siapa yang mengalah, PDIP mengalah mungkin enggak? Gerindra mengalah mungkin enggak?" kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/8).Anggota Komisi III DPR itu mempertanyakan sikap PDIP yang menyatakan bila Wakil Gubernur DKI merupakan jatah partai berlambang banteng. Menurut Desmond, tidak ada dasar bila posisi jabatan wakil gubernur adalah bagian dari PDIP ."Jatah itu kan klaim, dasarnya apa," tegas Desmond sembari bertanya.Sejauh ini, lanjut Desmond, Partai Gerindra belum memikirkan siapa yang bakal diajukan atau diusung sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta. Sebab, kata dia, masih terdapat dua hal mendasar dalam menyikapi persoalan ini."Apakah kami akan bangun koalisi baru dengan PDIP , atau mengusung sendiri-sendiri. Inilah yang akan kami pelajari," tegas Desmond.
Desmond: Soal cawagub DKI, PDIP mengalah mungkin enggak?
Setelah Jokowi terpilih menjadi presiden, Ahok bakal menjadi gubernur DKI Jakarta.
Advertisement
Rekomendasi