Din Syamsuddin: Koalisi partai Islam sulit diwujudkan

Masing-masing parpol itu dinilai sudah memiliki kepentingan.

Laurel Benny Saron Silalahi
Din Syamsuddin: Koalisi partai Islam sulit diwujudkan
Din Syamsuddin. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin, menyatakan, koalisi partai Islam untuk mengusung capres di 2014 sulit terwujud. Saat ini, sulit menyatukan kepentingan masing-masing partai-partai Islam yang ada."Setelah pertemuan dua, tiga kali, kelihatannya tidak berhasil karena partai-partai Islamnya tidak mau. Sama-sama sudah punya kepentingan," ujar Din di Aula Gereja Katedral Jakarta usai menjadi pembicara dalam seminar 'Iman, Hati Nurani, dan Kebenaran: berhadapan dengan tantangan zaman', Sabtu (3/4).Din menambahkan sebenarnya ada satu partai Islam yang ingin membentuk poros Islam. Namun, rupanya keinginan tersebut didasari kepentingan ketua umum partai yang bersangkutan untuk menjadi calon wakil presiden."Ada satu partai membangun tapi menjadi kendaraan bagi ketua umumnya jadi cawapres. Partai yang satu tidak mau karena kami merasa lebih besar dari yang lain. Ya sudah buyar," ungkap Din.Din mengatakan, hingga saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengambil peran untuk memediasi parpol Islam tersebut. Namun demikian, Din mengisyaratkan, bahwa koalisi parpol Islam ini akan sulit dibentuk."Itu kan aspirasi. Banyak dari umat Islam, MUI kan hanya mengakomodasi menyantuni, dilakukan upaya itu," tandasnya.

Rekomendasi