Steve Ewon, bapak dua anak ini memiliki kemampuan sulap dan kelebihan menjinakkan binatang sejak SD kelas 5. Ewon atau biasa disapa, sering diajak Grup Bandung untuk mengamen dan memamerkan sulapnya seperti kuda lumping, makan beling, aksi-aksi seperti sulap gaya Debus.Selain itu, Ewon yang lahir di Majalengka, Jawa Barat ini mampu berkomunikasi dan dapat menjinakkan segala macam ular yang ada di Indonesia. "Kalau di Indonesia ada 400 suku jenis ular, alhamdulillah saya bisa komunikasi dan memahami karakter mereka semuanya, saya bisa jinakkan," ujar Ewon saat berbincang dengan merdeka.com, Minggu (12/1).Lebih lanjut, Ewon bercerita, lantaran dirinya memiliki keahlian berkomunikasi dan akrab dengan binatang, ia sering kali mejeng di sejumlah stasiun televisi. Tentunya dengan hal ini pundi-pundi uangnya semakin bertambah.Bakat sulap, akrab dan mampu menjinakkan segala macam binatang khususnya ular tidak begitu saja dimiliki Ewon. Dia bercerita, sewaktu masih bayi, Ewon pernah dililit dan didekap oleh seekor ular Welang (belang), sejenis ular Sanca. "Ada cerita dari ibu bapak saya, sewaktu saya masih bayi saya pernah dilingkari ular, ular welang dan itu termasuk ular ganas," kata Ewon.Menurutnya, bakat menjinakkan ular dimiliki Ewon dari bapaknya yang memiliki kelebihan sebagai pawang. Karena banyak ular yang dimiliki Ewon, dia membangun bisnis peternakan tikus.Peternakan tikus itu, kata dia, untuk mensiasati sulitnya mencari tikus sebagai umpan makan ular-ular yang ia miliki. "Saya sampai dikenal rekan-rekan sebagai peternak tikus. Awalnya hanya untuk persediaan makan ular-ular yang saya miliki, tetapi teman-teman beli ke saya juga," jelas Ewon menceritakan. Pria kelahiran Majalengka tahun 1981 itu sering juga gagal di dalam menjinakkan ular dan musang. Bahkan badannya pernah demam panas dingin lantaran digigit dan terkena racun.Karena termasuk sering, kata Ewon, justru racun yang ada dalam badannya bisa menjadi semacam anti body. Sehingga untuk saat ini, dia sudah kebal dengan berbagai macam bisa jenis ular."Saya pernah gagal dan digigit ular, musang. Saya berusaha belajar dari ilmu pengetahuan dan pengalaman, ternyata racun itu bisa menjadi anti biotik, terang Ewon."Dulu saya juga belajar jampi-jampi (mantra) untuk menjinakkan segala macam binatang. Kemudian saya gabung dengan pengetahuan, bahwa segala macam binatang itu memiliki sifat dan karakter masing-masing. Di situ saya paham dan bisa akrab dengan binatang," tutupnya.
Jinakkan 400 jenis ular, saat kecil pria ini dililit ular ganas
"Ada cerita dari ibu bapak saya, sewaktu saya masih bayi saya pernah dilingkari ular, ular welang."
Rekomendasi