Anas Urbaningrum dilengserkan dari posisi ketua umum Partai Demokrat usai ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus Hambalang. Saat itu, kubu Anas melakukan perlawanan karena internal Demokrat termasuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga sengaja melengserkan Anas.Namun, lengsernya Anas dari kursi ketua umum dinilai tak membuat partai berlambang Mercy itu menjadi lebih baik. Hal itu disampaikan loyalis Anas saat menjadi ketua umum, Ma'mun Murod Al-Barbasy saat peluncuran bukunya yang berjudul ' Anas Urbaningrum , Tumbal Politik Cikeas' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (23/8)."Pelengseran Anas itu merupakan kerugian besar buat Demokrat. Lihat saja, Partai Demokrat internalnya bukan membaik," ujarnya.Ma'mun menambahkan, kerugian lainnya dengan mundurnya Anas adalah kondisi Partai Demokrat di 2014 mendatang."Yang ngomong cerdas di Demokrat sekarang seperti Gede Pasek, Mubarok dan Saan, semua pada pasukan Anas," katanya.Mesti demikian, Ma'mun berharap KPK segera memproses kasus yang diduga melibatkan Anas. Hal ini harus dilakukan Agar jika tak terbukti bersalah, Anas segera dapat terjun ke dunia politik kembali."Jangan sampai KPK menjadi komisi pencari kesalahan. Namun bagaimanapun KPK harus kita dukung ungkap kasus Hambalang tersebut.
Demokrat rugi besar kehilangan Anas Urbaningrum
Lengsernya Anas dari kursi ketua umum Partai Demokrat tak membuat internal partai menjadi lebih baik.
Advertisement
Rekomendasi