Sidang Pilkada Bima, incumbent dituding kampanye terselubung

Pemohon menuding incumbent Qurais memanfaatkan aktivitas kunker ke Kelurahan Jatiwangi sebagai ajang kampanye.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Sidang Pilkada Bima, incumbent dituding kampanye terselubung
kertas suara lipat. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang sengketa Pilkada Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2013. Dalam sidang dengan agenda pembuktian, saksi dari pasangan calon Ferra Amelia-M Natsir (Fersi) selaku pemohon, menuding wali kota incumbent Qurais H Abidin memanfaatkan aktivitas kunjungan kerja (kunker) ke Kelurahan Jatiwangi sebagai ajang kampanye."Ketika itu juga panitia kunker tersebut memberikan hadiah berupa televisi, ponsel, sarung, jam dinding kepada masyarakat yang mendapatkan kupon berhadiah," ujar saksi kubu Fersi, Firdaus, memberikan keterangan dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/6).Firdaus menerangkan, dalam kunker itu Qurais berpidato di depan masyarakat Kelurahan Jatiwangi. Dia meminta dukungan masyarakat terkait pencalonannya kembali sebagai wali kota Bima.Sementara itu, saksi lain dari kubu yang sama, Junaidin mengatakan, wakil wali kota incumbent, Rahman H Abidin juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 25 juta kepada pengurus Masjid Al Hidayah Spaga, Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Kota Bima."Dia sempat serahkan bantuan, tapi sebelumnya dia bilang kalau dirinya sedang dalam keadaan cuti," kata dia.Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Sukses (Timses) pasangan Fersi, Ferdiansyah yakin pihaknya dapat memenangkan sengketa ini. Hal ini didasarkan keterangan saksi yang telah dihadirkan dalam persidangan, hampir sebagian besar menyebut pasangan incumbent melakukan pelanggaran."Kami optimis memenangkan permohonan ini, dengan finalnya melakukan pemungutan suara ulang. Dan berharap pasangan Qorman didiskualifikasi," tegas Ferdiansyah.Untuk diketahui, dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bima tahun 2013 ini setidaknya diikuti oleh 7 pasangan calon. Di antaranya yakni pasangan incummbent wali kota dan wakil wali kota Kota Bima.

Rekomendasi