Pilkada Jawa Barat sudah memasuki masa kampanye. Selain kampanye terbuka, penyampaian visi-misi dan program kerja juga disampaikan melalui berbagai media. Seperti baliho, stiker, dan poster. Para calon adu strategi untuk merebut hati rakyat. Seperti Cagub Rieke Diah Pitaloka dan Dede Yusuf. Keduanya punya kartu untuk menyakinkan rakyat.Rieke punya Kartu Jabar Bangkit (KJB). Lewat Kartu Jabar Bangkit, pendataan akan dilakukan secara akurat. Sehingga, semua rakyat miskin akan terdata."Sekarang yang miskin tidak dapat apa-apa, yang kaya dapat Jamkesmas, raskin, BLT," kata Ketua Tim Sukses PATEN Budi Purnomo Karjodihardjo, Jumat (8/2).Kartu KJB itu diperuntukkan untuk rakyat miskin. Jadi tidak ada lagi rakyat ditolak rumah sakit karena miskin. Untuk anak putus sekolah, ada paket B dan C di Balai Desa, menyediakan pendidikan, keterampilan dan kewirausahaan di balai latihan kerja. Sedangkan bagi anak-anak kurang mampu akan mendapat pendidikan sampai perguruan tinggi yang ditanggung APBN/APBD.Sedangkan pasangan nomor urut 3, Dede Yusuf mengatakan akan memberlakukan kartu Tri Bakti bagi warga miskin di seluruh Jawa Barat. Kartu tersebut merupakan bentuk pelayanan sembilan kebutuhan dasar hidup masyarakat meliputi bebas biaya pendidikan hingga tingkat SLTA, bebas berobat, bebas biaya pemakaman, biaya sertifikat lahan pertanian, biaya advokasi hukum, biaya menikah, biaya kuliah mahasiswa miskin berprestasi, biaya jaminan kredit dan biaya pemasangan instalasi listrik."Sembilan manfaat ini akan dinikmati oleh warga tidak mampu yang memegang kartu Tri Bakti," kata Dede Yusuf yang berpasangan dengan Lex Laksamana ini.
Rieke dan Dede Yusuf adu 'kartu sakti' di Pilgub Jabar
Rieke punya Kartu Jabar Bangkit (KJB), Dede Yusuf tawarkan kartu Tri Bakti.
Advertisement
Rekomendasi