Memasuki pembukaan masa sidang ke III tahun sidang 2012-2013, DPR memberikan beberapa catatan khusus terhadap peristiwa penting yang terjadi sepanjang tahun 2012.Khususnya dalam hal penegakan hukum di mana menurut DPR banyak persoalan penting yang patut menjadi pembelajaran agar DPR mampu memegang amanah rakyat.Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, sepanjang tahun 2012, telah terjadi kasus penting dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia."Di antaranya yaitu pemalsuan vonis Mahkamah Agung, kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM, dan kasus dugaan korupsi proyek sarana olahraga Hambalang," jelas Marzuki saat berpidato dalam sidang paripurna pembukaan masa sidang III di ruang Paripurna DPR, Jakarta, Senin (7/1).Marzuki mengatakan, dalam kasus pemalsuan vonis MA, untuk pertama kalinya seorang hakim agung diberhentikan secara tidak hormat dari jabatannya.Selain itu, dalam kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM, kata Marzuki, untuk pertama kalinya seorang jendral polisi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK."Dan dalam kasus dugaan proyek sarana olahraga Hambalang, untuk pertama kalinya pula seorang menteri negara aktif ditetapkan sebagai tersangka," imbuh Marzuki.Melihat kondisi ini, lanjut dia, memasuki tahun 2013 DPR harus bekerja keras untuk menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat."Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melaksanakan program aspirasi rakyat, agar kinerja dewan semakin efektif," tegasnya.Marzuki juga mengakui hingga saat DPR belum mampu menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya dalam mewujudkan DPR sebagai lembaga perwakilan yang kredibel dalam mengemban tanggung jawab mewujudkan masyarakat yang makmur dan adil.
Pembukaan masa sidang DPR, Marzuki soroti kasus Hambalang
DPR menggelar rapat paripurna pembukaan masa sidang III tahun sidang 2012-2013. Sejumlah kasus hukum menjadi sorotan.
Advertisement
Rekomendasi