Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Putusan MK Buka Peluang Pemimpin Muda di Daerah Menuju Nasional

Putusan MK Buka Peluang Pemimpin Muda di Daerah Menuju Nasional

Mahkamah Kontitusi (MK) telah memutuskan untuk mengabulkan syarat calon presiden dan wakil presiden atau capres-cawapres berusia paling rendah 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah. 

Wasekjen DPP Partai Gerindra Andy Rahmat Wijaya menyambut positif putusan itu. Menurutnya, hal ini membuka peluang bagi pemimpin-pemimpin muda di daerah dalam kontestasi nasional.

"Terkait dengan adanya afirmasi usia dibawah 40 tahun bisa maju capres asal sudah terpilih dalam official ellection, perlu disambut positif, artinya peluang pemimpin-peminpin muda di daerah terbuka lebar," kata Andy kepada wartawan, Senin (23/10).

Putusan MK Buka Peluang Pemimpin Muda di Daerah Menuju Nasional

Menurutnya, putusan ini seperti membuka lembaran lama di masa perjuangan Indonesia. Kala itu, elit-elit pejuang nasional seperti Soekarno, Soemitro Djojohadikusumo masih berusia muda.

"Ini seperti membuka lembaran lama di masa perjuangan Indonesia, dimana elit-elit pejuang nasional berusia 20-30an tahun, seperti Soekarno yang jadi ketum partai di usia 28 tahun," kata Andy.

"Pak Soemitro Djojohadikusumo jadi menteri di usia 32 tahun dan banyak contoh presiden di beberapa negara yang terpilih dibawah 40 tahun," sambungnya.

Putusan MK Buka Peluang Pemimpin Muda di Daerah Menuju Nasional

Andi menyatakan, putusan MK tersebut mesti dipatuhi seluruh masyarakat Indonesia.

"Prinsipnya, seluruh warga masyarakat Indonesia harus mematuhi putusan Badan Peradilan, termasuk Mahkamah Konstitusi" pungkasnya.

Diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengenai batas usia calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Putusan MK Buka Peluang Pemimpin Muda di Daerah Menuju Nasional

Atas pengabulan itu, kini syarat menjadi capres-cawarpes diubah menjadi berusia 40 tahun atau pernah berpengalaman sebagai kepala daerah.

Hal ini bedasarkan Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 itu diajukan oleh perseorangan warga negara Indonesia (WNI) bernama Almas Tsaqibbirru Re A yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.

Nasihat Ulama Banten Abuya Muhtadi untuk Ganjar: Jangan Sampai Menimbulkan Perpecahan
Nasihat Ulama Banten Abuya Muhtadi untuk Ganjar: Jangan Sampai Menimbulkan Perpecahan

Ganjar mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjaga kondusifitas Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya
TPN Ganjar-Mahfud Sebut Hukum di Indonesia Terguncang Setelah Putusan MK soal Batas Usia Capres-Cawapres
TPN Ganjar-Mahfud Sebut Hukum di Indonesia Terguncang Setelah Putusan MK soal Batas Usia Capres-Cawapres

Hal ini berujung dicopotnya Anwar Usman dari jabatan Ketua MK.

Baca Selengkapnya
Di depan Perangkat Desa, Prabowo: Kades Pemimpin Terdekat Rakyat Indonesia
Di depan Perangkat Desa, Prabowo: Kades Pemimpin Terdekat Rakyat Indonesia

"Kades adalah pemimpin terdekat rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ganjar-Mahfud Janji Perbaiki Hukum di Indonesia Jika Menang Pilpres 2024
Ganjar-Mahfud Janji Perbaiki Hukum di Indonesia Jika Menang Pilpres 2024

Ada persoalan serius dengan hukum di Indonesia, usai putusan MK soal batas usia capres-cawapres.

Baca Selengkapnya
Perindo Usulkan TGB Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Perindo Usulkan TGB Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

TGB juga merupakan sosok ulama yang nasionalis, hal itu sejalan dengan pemikiran partai Perindo dan ingin mewujudkan cita-cita untuk bangsa Indonesia.

Baca Selengkapnya
Anies Baswedan Mau jadi Pendaftar Capres Pertama di KPU, Ini Alasannya
Anies Baswedan Mau jadi Pendaftar Capres Pertama di KPU, Ini Alasannya

Anies mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melihat rekam gagasan, rekam kerja, rekam karya, rekam prestasi capres.

Baca Selengkapnya
Anggota DPR Sebut Olahraga jadi Alat Persatuan, Bikin Negara Dihargai Bangsa Lain
Anggota DPR Sebut Olahraga jadi Alat Persatuan, Bikin Negara Dihargai Bangsa Lain

Di Indonesia, olahraga menjadi alat persatuan. Selain itu, olahraga membuat sebuah negara bisa dihargai sebagai bangsa yang tangguh dan berprestasi.

Baca Selengkapnya
Cak Imin Jelang Daftar Capres: Rakyat Indonesia Rindu Perubahan
Cak Imin Jelang Daftar Capres: Rakyat Indonesia Rindu Perubahan

Cak Imin mengaku sudah keliling Indonesia dan melihat rakyat rindu perubahan.

Baca Selengkapnya