Puji Sandiaga Pilih Jadi Oposisi, Pendiri Garbi Serukan Ganti Capres

Minggu, 14 Juli 2019 18:32 Reporter : Merdeka
Puji Sandiaga Pilih Jadi Oposisi, Pendiri Garbi Serukan Ganti Capres Sandiaga Uno bertemu Erick Thohir di Young Penting Indonesia. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pendiri Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Anis Matta menghadiri diskusi milenial bersama mantan cawapres Sandiaga Uno. Pada kesempatan itu, Anis mengajak masyarakat mengganti tagline yang semula ganti presiden menjadi ganti capres. Namun dia tidak menjelaskan apakah ajakan itu sebagai bentuk kekecewaan menyikapi pertemuan antara Prabowo Subianto dan presiden terpilih Jokowi.

"Taglinenya bukan ganti presiden, tapi ganti capres," kata Anis di kawasan Menteng, Minggu (14/7).

Anis lantas memuji sikap politik Sandiaga meskipun kalah Pilpres 2019 namun menolak 'takluk'. Kekalahan pada Pilpres 2019 harus dilupakan dan kembali berjuang untuk lima tahun mendatang.

"Akui saja kita kalah, kan masih ada 2024. Sehingga lawan berpikir, melawan kita itu berdarah darah. Bang Sandi sudah lakukan itu. Salut pada beliau atas sikap ini, bertahan akui kekalahan, move on dan kita kerja lagi," ucapnya.

Anis melihat Sandi memiliki jiwa petarung. Hal itulah yang seharusnya dimiliki anak muda. Anis meminta pengurus Garbi dan masyarakat tidak mengkultuskan sosok sehingga nantinya tidak mudah kecewa.

"Jangan berjuang untuk orang tapi untuk cita-cita. Nanti mudah kecewa. Itu sebabnya orang susah move on usai kalah ya," ucapnya.

Pada diskusi milineal itu, Anis beberapa kali menyinggung cita-cita Garbi yakni menjadikan Indonesia sebagai negara terkuat kelima di dunia.

"Apa cita cita kita itu. cita-cita anggap risalah kita. (dibacakan) Satu hari setelah peristiwa MRT," ucapnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini