Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Presiden dan DPR dipilih langsung, masa kepala daerah tidak'

'Presiden dan DPR dipilih langsung, masa kepala daerah tidak' Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD di RUU Pemilu terus menuai penolakan dari para kepala daerah. Salah satunya adalah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

Herman HN menilai jika kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat maka akan tercipta hubungan batin antara pemimpin dengan rakyatnya.

"Saya pribadi setuju dipilih rakyat. Kalau dipilih rakyat maka kepala daerah dekat dengan rakyat," kata Herman dalam Rakornas bertajuk 'Pilkada langsung oleh rakyat untuk penguatan otonomi dan kepemimpinan daerah', di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (11/9).

Herman menilai jika kepala daerah dipilih melalui DPRD nantinya kepala daerah akan memiliki beban moral. Dia juga mengatakan, kebijakan kepala daerah tersebut akan tergantung kepada keinginan DPRD.

"Jika dipilih DPRD maka dia akan takut pada DPRD. Nanti tiap tahun pertanggungjawaban akan menemui kendala. UU 22 tahun 99 tentang pemerintahan daerah maka diganti UU 32 tahun 2004," tegas dia.

Menurutnya, kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat kebijakannya akan berpihak kepada kepentingan rakyat. Dia masih bingung dengan RUU Pilkada. Sebab, kepala daerah dipilih melalui DPRD sementara presiden dipilih langsung oleh rakyat.

"Kalau kita janji dengan rakyat harus kita tepati. Presiden dipilih rakyat dan DPRD dipilih rakyat, masa kepala daerah nggak dipilih rakyat," pungkasnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP