Prabowo Sesalkan Polisi Periksa Permadi yang Lagi Sakit Sampai Malam

Senin, 20 Mei 2019 22:43 Reporter : Ronald
Prabowo Sesalkan Polisi Periksa Permadi yang Lagi Sakit Sampai Malam Prabowo-Sandi ungkap fakta-fakta kecurangan Pilpres 2019. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, ditolak oleh pihak Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya saat ingin membesuk Eggi Sudjana. Sebab, Prabowo sudah melewati jam besuk.

Dalam kunjungan itu, Prabowo ditemani oleh mantan istrinya Titiek Soeharto, Amien Rais, Fadli Zon, Laksamana (Purn) Tedjo Edhy, Amien Rais, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Neno Warisman.

"Di sini ada keluarganya nggak, mana, mana keluarganya? Kita ingin tinggalkan makanan sahur, ya. Oke, tabah, ya," kata Prabowo di lokasi, Senin (20/5) malam.

Saat disambut oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) AKBP Barnabas, Prabowo juga menanyakan kondisi Permadi. Mengingat Permadi saat ini tengah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan makar Eggi Sudjana.

"Usia 80 kena stroke berkali-kali, Anda periksa kok malam-malam ya, nggak pakai sense, itu dalam arti keluhan saya. Umur 80 tahun kasihan. Oke, begitu," katanya.

Sebelumnya, Politikus Gerindra, Permadi penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Ia didampingi kuasa hukum, Hendarsam, akan jalani pemeriksaan sebagai saksi atas tersangka Eggi Sudjana.

Di mana sebelumnya, Permadi juga diperiksa sebagai terlapor makar dan ujaran kebencian di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Jadi hari ini pak Permadi diperiksa atas dua agenda, yang pertama sudah kita jalani barusan di Krimsus Cyber Crime Polda terkait dengan pidato beliau di DPR. Beliau sebagai terlapor. Yang kedua setelah kita selesai dari sana kita Krimum Polda untuk menghadiri undangan sebagai saksinya pak Eggi Sudjana," ujar Hendarsam saat mendampingi Permadi di Polda Metro Jaya, Senin (20/5).

Terkait pemeriksaan sebagai saksi Eggi Sudjana, Permadi mengaku tidak tahu menahu tentang pidato politikus PAN tersebut. Dalam kasus ini, Permadi yang merupakan politikus Gerinda menduga ada yang ingin menjebak dirinya.

"Sama saja, lebih-lebih Eggi Sudjana dituduh melakukan hal itu di Jalan Kertanegara, saya tidak pernah ke Kertanegara. Jadi siapa yang melaporkan saya di Kertanegara saya nggak tahu, mungkin ingin menjebak saya," tegas Permadi. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini