PKS Sebut Jokowi Langgar Aturan KPU Jika Libatkan Jan Ethes Untuk Kampanye

Rabu, 30 Januari 2019 19:00 Reporter : Intan Umbari Prihatin
PKS Sebut Jokowi Langgar Aturan KPU Jika Libatkan Jan Ethes Untuk Kampanye Jokowi dan Jan Ethes. Youtube/Boy William

Merdeka.com - Cucu Presiden Joko Widodo ( Jokowi) Jan Ethes terseret dalam polemik Pilpres 2019. Presiden PKS Sohibul Iman meminta setiap pihak mentaati peraturan yang sudah ditetapkan KPU.

"Intinya semua pihak yang berkompetisi baik di Pileg di Pilpres semua ikuti aturan yang sudah dibuat oleh KPU. Termasuk di antaranya tidak boleh melibatkan anak-anak kan. Kalau ada yang melibatkan ya melanggar," kata Sohibul di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (30/1).

Dia menjelaskan dengan Jan Ethes jadi sorotan banyak pihak hal tersebut tidak membuat kubu Prabowo- Sandiaga Uno merugi. Pihaknya meminta kepada semua pihak agar mentaati peraturan.

"Ya kalau masalah merugikan atau tidak merugikan itu tergantung dampaknya seperti apa. Kita tidak berpikir semua pihak harus mentaati aturan," kata Sohibul.

"Saya tidak mau menjudge satu persatu, perkasus. Jadi intinya semua pihak harus ikut aturan," tambah Sohibul.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara terkait kritik Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang mempersoalkan Jan Ethes. Jan Ethes dianggap menjadi salah satu cara Jokowi menaikkan elektabilitas di Pilpres 2019.

Namun Jokowi menegaskan, dirinya tak pernah melibatkan Jan Ethes untuk kepentingan kampanye Pilpres 2019. "Bagaimana, itu cucu saya. Jan Ethes itu cucu saya. Ya kan?" kata Jokowi di Muara Gembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Rabu (30/1).

Seperti diketahui, cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jan Ethes terseret dalam polemik Pilpres 2019. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menuding anak Gibran Rakabuming Raka itu terlibat dalam pusaran kampanye Jokowi.

"Ini Jan Ethes yang pernah sebut Jokowi, kakeknya, sebagai artis ya? Tapi bagaimana kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak-anak dalam kampanye? Bagaimana Bawaslu RI, masih bisa berlaku adil kah?" ujar Hidayat dalam akun Twitter pribadinya pada Sabtu (26/1). [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini