PKS Nilai Belum Saatnya Bahas Menteri Kabinet Prabowo-Sandiaga

Kamis, 14 Februari 2019 15:46 Reporter : Sania Mashabi
PKS Nilai Belum Saatnya Bahas Menteri Kabinet Prabowo-Sandiaga Prabowo dan Sandiaga tes kesehatan. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai, masih terlalu cepat untuk membicarakan jatah kursi menteri jika Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno berhasil menjabat sebagai presiden dan wakil presiden.

Hal ini dikatakan merespon ucapan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo yang menyebut Prabowo sudah memiliki daftar nama calon menteri jika nantinya menjabat sebagai presiden.

"Menurut saya masih terlalu dini bicara tentang hal itu ya," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2).

Hidayat mengatakan, proses untuk menjadi presiden masih sangat jauh. Bahkan untuk pelantikan sesudah terpilih pun masih memerlukan waktu enam bulan lagi agar resmi menjadi presiden.

"Kalau terpilih presiden itu kan tanggal 17 April. Katakanlah let see ya akhir April sudah selesai. Dari April akan dilantik presiden dilanjut tanggal 20 Oktober masih lama banget," ungkapnya.

Dia menyarankan pada semua pihak untuk lebih fokus pada pemenangan pilpres dan pileg saja. Serta tidak menjadikan pembicaraan kabinet menjadi prioritas.

"Saya menegaskan sekali lagi kalaupun ada saya lebih cenderung jangan itu dijadikan prioritas," ujarnya.

"Priotitas sekarang adalah pemenangan pemilu presiden dan legislatif itu saja tadi saya katakan untuk membetuk satu kabinet waktunya masih panjang kalau sudah selesai pemilihan presiden," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan, Ketua Umumnya sekaligus capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sudah menyiapkan daftar nama orang yang nantinya akan dipilih sebagai menteri jika menjabat sebagai Presiden 2019-2024. Namun, Edhy belum mengetahui rinci siapa saja orang-orang yang dipilih Prabowo.

"Pasti sudah punya, saya tidak tahu, beliau tidak sebutkan nama namanya, pasti beliau karena saya mengenal beliau cukup lama ya 26 tahun saya ikut beliau," kata Edhy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini