PKS: Kemerdekaan Jadi Jembatan Emas Wujudkan Indonesia Sejahtera

Kamis, 18 Agustus 2022 11:12 Reporter : Merdeka
PKS: Kemerdekaan Jadi Jembatan Emas Wujudkan Indonesia Sejahtera Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan, kemerdekaan harus dimaknai sebagai semangat persatuan dan kesatuan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, serta mewujudkan Indonesia yang merdeka bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.

“Kemerdekaan Indonesia harus menjadi jembatan emas untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. Maknanya rakyat Indonesia sejahtera ekonomi, politik, dan budaya. Konkretnya lapangan kerja terbuka luas, UMKM tumbuh dan berdaya, demokrasi makin substantif, dan nilai-nilai luhur bangsa makin kuat dipedomani sebagai karakter bangsa,” katanya dalam keterangannya, Kamis (18/8).

Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi tantangan kebangsaan yang tidak mudah. Pandemi covid 19 belum berakhir. Sementara krisis global menghantui di berbagai bidang : politik, ekonomi, energi hingga lingkungan.

2 dari 2 halaman

“Kunci keberhasilan kita menghadapi tantangan tersebut adalah semangat gotong royong, kerjasama, dan kolaborasi. Inilah jati diri bangsa Indonesia, yang selalu berusaha mencari titik temu lalu membangun kolaborasi kebangsaan untuk menghadapi semua peluang dan tantangan,” ujarnya.

Satu hal yang diingatkan oleh anggota Komisi I DPR ini era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi membawa dampak positif dan negatif.

“Kita harus mampu menguasai kemajuan teknologi informasi. Pada saat yang sama kita harus waspada infiltrasi ideologi atau paham dominan yang melunturkan karakter dan jati diri bangsa,” terangnya.

Diantara yang perlu diwaspadai yaitu pengaruh kuat paham/ideologi liberalisme, kapitalisme, dan sekularisme termasuk paham yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa seperti terorisme dan sparatisme. Paham dan ideologi tersebut bukan saja tidak sejalan tapi bertentangan dengan jati diri bangsa yaitu Pancasila dan UUD 1945.

“Waspada jangan sampai kita terbawa arus ideologi dominan, karena dampaknya sangat serius. Secara ideologi dan budaya kita menjadi lemah, politik kita tak jelas arah dan terbelah, sementara ekonomi tergadai arus liberalisasi yang jauh dari semangat ekonomi kerakyatan. Rakyat pun jauh dari asa untuk sejahtera, adil, dan makmur,” tegas Jazuli.

Untuk itu, dia mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat jati diri budaya bangsa yaitu dengan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 dalam dimensi kebijakan dan perilaku hidup sehari-hari.

"Itulah cara kita menjaga anugerah kemerdekaan. Agar negara dan bangsa Indonesia kuat dan berdaulat, rakyatnya sejahtera, adil dan makmur. Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Merdeka!," pungkas Jazuli. [fik]

Baca juga:
Kriteria Capres-Cawapres PKS: Nasionalis dan Religius
Anies Baswedan jadi Kandidat Capres, PKS: Kita Perlu Perahu dan Nakhoda yang Pas
Komunikasi Makin Intens, NasDem Tegaskan Koalisi Bersama PKS-Demokrat Segera Terwujud
NasDem Maklum Jika Demokrat dan PKS Komunikasi dengan Partai Lain
PKS: Indonesia Butuh Pemimpin Membangun Kolaborasi Kebangsaan
Makin Intensif, Demokrat Ungkap Pertemuan Terbatas dengan NasDem-PKS
PKS Tolak Wacana TNI Aktif Isi Jabatan Sipil, Ini Alasannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini