Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan SC Kongres PAN Soal Kericuhan Saat Pendaftaran Peserta

Penjelasan SC Kongres PAN Soal Kericuhan Saat Pendaftaran Peserta Saleh Partaonan Daulay. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Sekretaris Steering Committee (SC) Kongres V PAN, Saleh Partaonan Daulay memberikan penjelasan terhadap permintaan penutupan pendaftaran peserta. Sesuai jadwal, pendaftaran peserta terjadi dari pukul 08.00-12.00 WIB. Sementara pendaftaran Caketum atau Calon Ketua Formatur dari pukul 10.00-17.00.

Saleh mengakui memang proses pendaftaran peserta Kongres melewati batas waktu yang ditetapkan. Hal ini mempertimbangkan letak tempat Kongres yang diakui cukup jauh untuk dijangkau peserta.

"Saya kira ini juga karena tempatnya jauh. Ada beberapa yang terlambat datang, ada yang segala macam," kata dia, saat ditemui, di lokasi Kongres, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2).

Dia pun memastikan panitia akan berupaya mencari berbagai jalan keluar agar kepentingan peserta yang sudah datang dapat dipenuhi.

"Tentu akan kita cari formulasi yang paling baik lah. Bagaimana. Supaya bisa semua terakomodir," ujar dia.

Menurut dia, proses Kongres seharusnya dapat berjalan dengan lancar dan mulus. Karena itu, semua pihak bertanggung jawab untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan Kongres.

"Kalau saya pribadi, kalau bisa semuanya mulus, dibuat mulus lah. Jangan dibuat tegang," tandasnya.

Sebelumnya, terjadi kericuhan antarpeserta Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) terjadi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Sebagian dari mereka menuntut panitia menutup proses pendaftaran peserta kongres.

Pantauan di lapangan, keributan terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Peserta kongres saling adu tinggi suara antara satu dengan lainnya. Bahkan, mereka hampir adu jotos. Sementara yang lain sibuk memisahkan keributan tersebut.

"Kita boikot kongres kalau tidak hentikan pendaftaran," teriak seorang peserta Kongres PAN.

Diketahui, protes tersebut didasari oleh batas waktu pendaftaran peserta Kongres PAN yang telah habis. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.

Sementara mereka menuding ada sebagian peserta Kongres PAN yang menyalahi aturan. Meski batas waktu sudah habis, disebut masih ada pihak yang berhasil mendaftarkan diri sebagai peserta.

Selain itu, ada juga protes dari DPD yang berasal dari Maluku dan Maluku Utara. Mereka mempersoalkan pengurus yang hadir untuk memberikan suara di Kongres. Sebab yang datang berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dari sejumlah DPD.

Terkait hal ini, Saleh pun menjelaskan bahwa memang ada sengketa terkait kepengurusan DPD di Maluku dan Maluku Utara. Sengketa tersebut sudah dibawa hingga ke Mahkamah Partai PAN.

"Itu sengketa kepengurusan. Sengketa itu sudah diserahkan kepada Mahkamah Partai. Mahkamah Partai sudah memutuskan untuk dikembalikan ke DPP. DPP sekarang lagi minta kita untuk menyelesaikan," terang dia.

Persoalan tersebut, jelas dia, bakal dibicarakan dalam rapat SC. Nantinya rapat memutuskan jalan keluar dari sengketa tersebut.

"Mudah-mudahan nanti di rapat SC itu bisa selesai. Kan enggak boleh saya mengambil keputusan sendiri. SC itu ada 23 orang. Nanti akan dibicarakan di situ," tegas dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP