Pengurus DPD PAN Ungkap Diklaim Sepihak Dukung Zulkifli Hasan Jadi Ketum Lagi

Jumat, 6 Desember 2019 20:44 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Pengurus DPD PAN Ungkap Diklaim Sepihak Dukung Zulkifli Hasan Jadi Ketum Lagi Djainuddin Damopolii. ©2019 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku ada arahan terstruktur dari DPP ke pengurus wilayah untuk mendukung Zulkifli Hasan (Zulhas) yang kembali maju menjadi caketum jelang Kongres PAN. Hal itu diungkap Mantan ketua DPD Kotamobagu, Sulawesi Utara, Djainuddin Damopolii.

Djainuddin mengaku, belum lama ini Zulhas menggelar pertemuan dengan pengurus wilayah di kediamannya di Widya Chandra, Jakarta. Menurutnya, ada konsolidasi untuk mendukung Zulhas menjadi ketum PAN.

"Zulhas pernah undang seluruh DPW di Widya Chandra, mungkin di situ disampaikan niat beliau," kata Djainuddin saat berbincang di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12).

"Terakhir tadi malam, isinya tentu untuk menguatkan konsolidasinya untuk memenangkan Zulhas untuk membulatkan dukungan," tambah dia.

Djainuddin menambahkan, Ketua DPW PAN di Sulawesi Utara (Sulut) pun mengklaim bahwa seluruh DPD Sulut Kabupaten Kota PAN mendukung Zulhas dengan surat tertulis. Dia pun tidak sepakat dengan klaim sepihak itu yang dinilainya ada konspirasi.

"Kami di sulut bikin rakerwil, menyimpulan bahwa tentu disitu semua DPD itu sepakat mendukung Zulhas , diperintahkan dibuat tertulis, dibawalah di rakernas besok," ujar dia.

"Tapi beberapa DPD ada yang membuat ada yang tidak, sehingga ini terlibat ada konspirasi yang membentuk secara terstruktur untuk meminta DPD yang punya hak suara ini untuk mendukung kembali ZH," katanya.

Karena tidak sejalan, Djainuddin tiba-tiba dicopot secara sepihak. Alasannya, dirinya tidak menjalankan tugas sebagai Ketua DPD Sulut Kota Mobaagu dengan baik.

"Jadi beberapa DPD yang tidak sejalan (buat dukungan tertulis) itu langsung di Plt semua. Bersamaan saya itu 3 DPD (yang dicopot) dari total 15 DPD itu terjadi bulan September. Itu sepihak di Plt kemudian tidak dibuka lagi ruang klarifikasi," tuturnya.

"Katanya nggak bisa menjalankan tugas sesuai padahal di daerah saya itu termasuk di yang puji kalau daerah aktif. Malah daerah lain yang tidak jalan strukturnya nggak di Plt karena dekat sama dia (Zulhas)," lanjut Djainuddin.

1 dari 1 halaman

Sementara ketua DPD Sambas, Kalimantan Barat, Guntur merasakan hal sama dengan Djainuddin. Dia mengaku mendapat surat dari Ketua DPW Kalbar PAN yang berisi mendukung Zulhas jadi ketum selanjutnya.

"Saya nggak tau menterjemahkannya itu sebagai bahasa tekanan atau apa. Karena mungkin kami ini dibawah, kemungkinan atasan kita kan DPW itu. Dia ngirim format kemudian disuruh kita ngisi untuk mendukung ke petahana itu sendiri," lanjut Guntur di kesempatan yang sama.

Kejanggalan lain dirasakannya ketika di wilayahnya mendapat rekomendasi dua orang untuk maju Pilkada 2020. Padahal, 6 DPD Kabupaten Kota Kalbar lainnya mendapat satu orang untuk maju kepala daerah.

"Saya sebagai DPD tidak nyaman kok dikeluarinnya dua rekomendasi. Di DPD lain di Kalbar itu DPD yang pilkada itu satu aja, giliran ke saya dua, nah ini ada apa," katanya.

"Nah kan menjadi aneh, ada apa si ini kok yang lain satu saya dua. Kalau dia menghargai upaya saya untuk membesarkan PAN di daerah saya kenapa ada yang lain. DPD lain dikasih satu satu. saya dua," tandas Guntur. [bal]

Baca juga:
Pendiri PAN Ingin Ada Perubahan Kepemimpinan di Partai
Mulfachri Didukung Amien Rais, Zulkifli Hasan Didorong 28 DPW PAN
Berebut Kursi Ketum PAN, Kubu Zulkifli Hasan dan Mulfachri Saling Tuding
PAN Ingin Kompetisi Calon Ketum di Kongres Santun Agar Tak Pecah
Gelar Rakernas 7 Desember, PAN akan Tetapkan Jadwal Kongres 2020
PAN Jatim Sebut Tak Ada Tekanan DPP untuk Dukung Zulkifli Hasan

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini