PDIP soal Baliho: Resapi Ideologi Kami, Jadi Tak Terjebak Kedangkalan Berpikir

Kamis, 12 Agustus 2021 16:45 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
PDIP soal Baliho: Resapi Ideologi Kami, Jadi Tak Terjebak Kedangkalan Berpikir hendrawan supratikno. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Politikus PDIP Hendrawan Supratikno menilai wajar ruang publik diisi baliho atau billboard bergambar tokoh politik. Termasuk, Ketua DPR Puan Maharani yang juga fotonya kerap ditemui di jalan-jalan protokol.

Hendrawan mengaku, adanya baliho Puan Maharani bukan sekadar untuk kepentingan politik elektoral atau meningkatkan popularitas. Tetapi, membangun ruang publik dengan narasi kemanusiaan dan kebangsaan.

"Kami membangun ruang publik dengan narasi kemanusiaan dan kebangsaan," katanya lewat pesan singkat, Kamis (12/8).

"Jadi jangan ujug-ujug dikaitkan dengan parameter politik elektoral. Coba renungkan, getar apa yang kita rasakan meresapi frasa Kepak Sayap Kebhinnekaan?" ucapnya.

Menurutnya, dari baliho Puan itu mencerminkan sebuah imaji kenusantaraan dan imaji negara bangsa yang merupakan anugerah luar biasa. Hal itu terdiri dari beragam suku, agama, bahasa.

"Imaji persatuan, toleransi dan sinergi anak bangsa. Sebuah selebrasi tentang cita-cita Indonesia Raya," kata anggota DPR RI ini.

"Resapi ideologi partai kami, camkan dan hayati semangatnya, sehingga tidak terjebak pada kedangkalan berpikir," pungkasnya.

Selain Puan Maharani, ada sejumlah baliho ketum partai yang terpampang di ruang publik. Di antaranya Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Baca juga:
Sekjen PDIP Sampaikan Pesan Mega: Kepemimpinan Strategis Terhambat Ego Sektoral
PDIP, Gerindra dan PKB Diprediksi Masuk Tiga Besar di Pemilu 2024
PDIP Soal Larangan Bicara Capres: Megawati Minta Kader Bantu Rakyat Hadapi Covid-19
Megawati Larang Seluruh Kader PDIP Bicara Capres dan Cawapres
Ketua PA 212: Kami Berpikir 1.000 Kali Untuk Bisa Dukung Paslon Diusung PDIP
Terjerat Suap Bansos Covid-19 Rp32 M, Eks Mensos Juliari Mohon Divonis Bebas

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini