PDIP Dukung Pelaksanaan Pilkada Langsung Dievaluasi

Selasa, 19 November 2019 12:35 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Dukung Pelaksanaan Pilkada Langsung Dievaluasi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, pihaknya mendukung pemilihan kepala daerah secara asimetris.

Hal tersebut senada dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Tito mengatakan, salah satu pilihan sistem Pilkada adalah dengan penerapan secara asimetris.

Asimetris dalam artian negara bakal menerapkan dua sistem pemilihan yang berbeda tergantung daerah. Sebab, beberapa daerah dianggap memiliki kedewasaan demokrasi rendah karena berbagai masalah seperti biaya politik dan potensi konflik yang tinggi.

"Daerah-daerah yang potensi konfliknya besar, maka di daerah tersebut dengan hikmat kebijaksanaan, kita galakkan pemilu asimetris," ujar Hasto dalam Bimbingan Teknis anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (19/11).

1 dari 2 halaman

PDIP Dukung Pilkada Langsung Dievaluasi

PDI Perjuangan mendukung sistem Pilkada secara langsung untuk dievaluasi. Menurut Hasto, Pilkada berpotensi memecah belah masyarakat. Ditambah kerugian Pilkada secara langsung adalah biaya politik tinggi, sehingga kepala daerah ada yang melakukan eksploitasi terhadap alam di daerahnya untuk membayar biaya Pilkada.

"Oleh karena itu karena kepentingan investor politik sehingga di daerah dilakukan berbagai eksploitasi alam luar biasa. Mengeruk kekayaan alam kita luar biasa karena Pilkada dengan biaya politik mahal," ujar Hasto.

PDI Perjuangan, kata Hasto menggunakan semangat gotong royong dalam menghadapi Pilkada. Hasto menyebut, modal kepala daerah dipikul bersama.

"Oleh karenanya kita rombak dengan semangat gotong royong. PDIP punya semangat gotong royong sehingga modal bakal calon di dalam Pilkada dipikul bersama-sama oleh seluruh jajaran PDIP," ujar Hasto.

2 dari 2 halaman

Siapkan Strategi untuk Pilkada 2020

Hasto juga menyebutkan, Pilkada serentak 2020 mendatang akan mengusung calon kepala daerah dari kader terbaik partai.

"Untuk itu jadi momentum kita membawa kader partai terbaik sebagai calon kepala daerah yang akan kita perjuangkan dengan strategi yang tepat dengan calon yang terbaik tersebut," kata Hasto. [ray]

Baca juga:
Gerindra Nilai Pilkada Lewat DPRD Tak Melanggar UUD
Mendagri Tantang Bertemu Kepala Daerah yang Tak Keluar Ongkos Politik Pilkada
DPR Segera Revisi UU Pilkada, Kepala Daerah Dipilih DPRD Dikaji
PKS Nilai Pelaksanaan Pilkada Lewat DPRD Lebih Banyak Mudaratnya
Jokowi Tegaskan Pilkada Tetap Dilakukan Secara Langsung

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini