Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP anggap penolakan kader PPP Sumut terhadap Sihar dinamika wajar

PDIP anggap penolakan kader PPP Sumut terhadap Sihar dinamika wajar Hasto. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, buka suara soal penolakan DPW PPP Sumut terhadap pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Dia menilai sikap kader partai koalisi mereka pada Pilgub Sumut itu sebagai dinamika politik yang wajar.

"Sejarah PDIP dan PPP sangat lama. PPP merupakan saudara tua PDIP. Sebelumnya, jika ada dinamika, itu hal yang wajar dalam demokrasi," tegas Hasto di sela Rakedasus untuk Pemenangan Djarot-Sihar di Hotel Danau Toba, Medan, Sabtu (20/1).

Hasto mengatakan, PDIP berkoalisi dengan PPP pada 61 daerah di Indonesia. Dia bahkan menyatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah meletakkan persahabatan sejati dengan tokoh PPP, seperti Hamzah Haz dan KH Maimun Zubair atau Mbah Moen.

"Tidak ada lagi persoalan terkait dengan dukungan dengan PPP," tegas Hasto.

PPP merupakan koalisi PDIP dalam mengusung Djarot-Sihar pada Pilgub Sumut. Empat kursi yang dimiliki partai berlambang Kakbah di DPRD Sumut menggenapkan dukungan menjadi 20 kursi, karena PDIP hanya punya 16 kursi.

Namun, keputusan DPP PPP turut mengusung Djarot-Sigar mendapat penolakan dari DPW PPP Sumut. Mereka tegas menginginkan partai mendukung pasangan muslim-muslim.

Kader berulang kali berunjuk rasa dan menunjukkan penolakannya. Mereka bahkan membakar gambar Romahurmuziy dan menuntut Ketua Umum PPP itu untuk mundur.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP