Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Partai politik bukan penentu pemenang di Pilgub DKI putaran 2

Partai politik bukan penentu pemenang di Pilgub DKI putaran 2 Debat Pilgub DKI 2017. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menilai, mesin partai politik tidak terlalu berperan besar dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Karakter personal calon dinilai yang menjadi modal utama memenangkan kontestasi ini.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan, sejauh ini peranan partai politik dalam Pilgub DKI Jakarta, tidak berdampak besar, meski komunikasi politik tetap harus dijalani bagi kandidat untuk jangka panjang.

"Sebenarnya di Pilgub Jakarta faktor partai politik tidak jadi penentu. Lebih baik kedua kandidat mematangkan karakter mereka. Untuk partai politik sebagai jangka panjang," ujar Adjie, Senin (7/3).

Merujuk hasil survei LSI Denny JA, dukungan untuk pasangan Ahok-Djarot sebesar 40,5 persen masih kalah tipis dengan Anies-Sandi dengan raihan 49,7 persen.

Namun begitu, tingkat kepuasan warga Jakarta terhadap kinerja Ahok-Djarot sebesar 73,5 persen. Angka ini, menurut Adjie, cukup menjadi peluang besar bagi petahana untuk kembali menjabat periode selanjutnya.

Diketahui, LSI Denny JA melakukan survei dengan tatap muka terhadap 440 responden sejak 27 Februari - 3 Maret 2017. Metode yang digunakan survei ini adalah multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 4.8 persen.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP