PAN Soal Politik Genderuwo: Alamak, Heran Bahasa Jokowi Akhir-akhir Ini Aneh

Jumat, 9 November 2018 20:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
PAN serahkan daftar caleg. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Capres petahana Joko Widodo berharap supaya masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan politikus yang menakut-nakuti atau yang disebut politikus genderuwo. Wakil Ketua Dewan Kerhormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo heran belakangan gaya komunikasi Jokowi aneh.

"Alamak, saya heran kok Pak Jokowi akhir-akhir ini bahasanya menjadi aneh, habis sontoloyo, genderuwo habis ini apalagi Pak Jokowi. Saya rasa hal-hal seperti itu ya enggak produktif lah untuk dilakukan," katanya di Media Center Prabowo-Sandi Jl Sriwijaya I No 35 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/11).

Dia pun mengajak Jokowi dan timnya untuk berdebat secara substantif daripada melontarkan istilah-istilah yang aneh seperti Sontoloyo maupun Genderuwo.

Dia tak memungkiri pernyataan Jokowi tesebut mengarah ke Kubu Prabowo-Sandi yang kerap mengkritisi soal kemandirian ekonomi, kekayaan negara tak tinggal di negara dan sebagainya.

"Ini memang menakut-nakuti rakyat? Enggak menakut-nakuti, kita mengangkat fakta kok, gini loh. Faktanya mobil ini lampunya enggak bagus remnya rusak, ya masa kita membohongi rakyat dengan mengatakan remnya bagus," ujarnya.

"Ketika kita mengatakan ini loh rem-nya rusak, anunya enggak bagus itu bukan menakut-nakuti, kita menyampaikan fakta apa adanya dan rakyat berhal tahu untuk itu," pungkas Drajad. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini