Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nusron usul Golkar balik usung Emil dengan syarat gandeng Dedi Mulyadi jadi cawagub

Nusron usul Golkar balik usung Emil dengan syarat gandeng Dedi Mulyadi jadi cawagub Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I Partai Golkar, Nusron Wahid melemparkan opsi untuk mengusung kembali Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jawa Barat. Usulan itu disampaikan dalam rapat tim Pilkada Pusat Partai Golkar.

Nusron mengusulkan syarat jika Emil sapaan Ridwan Kamil mau kembali diusung Golkar, yakni memilih Dedi Mulyadi sebagai cawagubnya di Pilgub Jabar. Dia mengklaim usulan itu mendapat dukungan dari sejumlah kader Golkar.

"Kalau Ridwan Kamil masih mau dengan Golkar catatannya Dedi yang menjadi wakilnya," kata Nusron di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (21/12).

Nusron menyebut alasan melempar usulan tersebut karena ingin Golkar mengusung kader di Pilgub Jabar, baik untuk posisi cagub atau cawagub. Hal ini diklaim sebagai upaya menyelamatkan marwah dan kewibawaan Golkar sebagai partai pemenang kedua di Jabar setelah PDIP.

"Kan intinya kita ingin mengamankan Dedi Mulyadi kan supaya dapat mesin partai ini berjalan gitu," terangnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan Golkar sebenarnya bukan tidak cocok dengan Emil. Dicabutnya dukungan karena Emil tidak kunjung menentukan wakilnya sampai batas waktu 25 November 2017.

Awalnya, Golkar menawarkan nama Dedi menjadi cawagub Emil. Tawaran itu ditolak dan Emil lebih memilih maju bersama kader Golkar lain Daniel Mutaqien.

"Bukan (enggak cocok) karena sampai hari ini RK tidak memberikan keputusan wakilnya siapa," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menuturkan alasan partainya mencabut dukungan dari Emil karena dianggap tak konsisten terkait pasangannya dalam Pilkada Jabar 2018. Partai Golkar sempat menawarkan agar Emil berpasangan dengan Dedi, tapi Emil menolak.

Nurdin melanjutkan, Emil sendiri yang datang ke DPP meminta berpasangan dengan Daniel Muttaqien, kader Golkar. "Makanya kita tetapkan RK dengan Daniel, bukan kita usulkan. Kalau kita usulkan Dedi, dia tolak. Saya blak-blakan aja," kata dia. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP