Momen Haru: Satgas Yonif 521/DY Rela Buatkan Peti Jenazah untuk Warga Pedalaman, Pererat Bantuan TNI Papua

Satgas Yonif 521/DY menunjukkan empati mendalam dengan membantu pembuatan peti jenazah dan proses pemakaman warga pedalaman Papua. Kisah Bantuan TNI Papua ini mempererat hubungan TNI dan rakyat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Momen Haru: Satgas Yonif 521/DY Rela Buatkan Peti Jenazah untuk Warga Pedalaman, Pererat Bantuan TNI Papua
Satgas Yonif 521/DY menunjukkan empati mendalam dengan membantu pembuatan peti jenazah dan proses pemakaman warga pedalaman Papua. Kisah Bantuan TNI Papua ini mempererat hubungan TNI dan rakyat. (AntaraNews)

Wamena, 11 Oktober – Satuan Tugas (Satgas) Yonif 521/DY menunjukkan sisi humanisnya dengan memberikan Bantuan TNI Papua yang tak terduga kepada warga di Kampung Muaranawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.

Mereka secara sukarela membantu membuat peti jenazah dan seluruh prosesi pemakaman seorang warga setempat yang meninggal dunia. Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian prajurit TNI di daerah penugasan.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan tenaga fisik, tetapi juga dukungan logistik dan moril, bertujuan untuk mempererat ikatan antara TNI dan masyarakat pedalaman Papua.

Wujud Kepedulian dan Pendekatan Humanis

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan di wilayah penugasan mereka. "Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas sosial kami dalam membantu membuat peti jenazah sehingga memuliakan proses pemakaman bagi warga pedalaman Papua," ujarnya.

Inisiatif Bantuan TNI Papua ini dilakukan sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus sebagai pendekatan humanis untuk mempererat hubungan baik antara TNI dan rakyat.

Bantuan yang diberikan tidak hanya terbatas pada pembuatan peti jenazah, tetapi juga mencakup dukungan logistik bahan pokok dan kehadiran dalam ibadah singkat. Hal ini menegaskan komitmen Satgas dalam mendukung masyarakat di setiap kondisi.

Dukungan Penuh dari Persiapan hingga Pemakaman

Prosesi pemakaman Ibu Naumi Ujamastra (38), yang meninggal karena sakit, dibantu sepenuhnya oleh prajurit TNI di Papua. Informasi mengenai meninggalnya warga tersebut segera ditindaklanjuti oleh Satgas.

"Warga yang meninggal tersebut bernama Ibu Naumi Ujamastra (38) yang meninggal karena sakit. Kami langsung bergegas menuju kediaman duka untuk membantu setelah dapat informasi dari warga," kata Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata.

Prajurit Satgas Yonif 521/DY Pos Muaranawa terlibat aktif mulai dari persiapan, pengangkutan peti jenazah, hingga proses penguburan. Mereka juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang berduka di Kampung Muaranawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.

Bantuan ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian integral dari masyarakat yang siap membantu dalam suka maupun duka, memperkuat Bantuan TNI Papua.

Apresiasi dari Keluarga Berduka

Lapianus Igabre, suami dari almarhumah Ibu Naumi Ujamastra, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas Bantuan TNI Papua yang diberikan oleh anggota Satgas Yonif 521/DY.

Bantuan tersebut mencakup seluruh rangkaian prosesi pemakaman, mulai dari pembuatan peti jenazah hingga penguburan, serta pemberian bantuan sembako.

"Sekali lagi terima Kasih atas partisipasi dalam kegiatan acara pemakaman sampai selesai dan Bapak-Bapak Pos Satgas Kewilayahan Yonif 521/DY Pos Muaranawa telah mendukung melancarkan kegiatan pemakaman istri saya," ucap Lapianus Igabre dengan haru.

Apresiasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis yang dilakukan oleh Satgas Yonif 521/DY berhasil membangun kepercayaan dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat, menegaskan peran positif Bantuan TNI Papua.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi