Megawati Puji John Wempy Minta Restu Sebelum Jadi Wamendagri: Contoh Kader PDIP

Jumat, 17 Juni 2022 05:45 Reporter : Ahda Bayhaqi
Megawati Puji John Wempy Minta Restu Sebelum Jadi Wamendagri: Contoh Kader PDIP Megawati. ©2021 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melemparkan kelakar kepada Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo yang hadir dalam Rakor Kepala/Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (16/6). Candaan Megawati kepada kadernya dalam pengarahan tertutup itu diutarakan oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

"Tadi secara bergurau disampaikan Bu Mega bahwa Pak Wempy dan Bu Mega, Bu Mega dan Pak Wempy bagaikan kopi susu. Karena bu Mega putih dan Pak Wempy itu hitam," kata Hasto.

"Tetapi hitamnya Pak Wempy itu mengandung spirit ya sebagai orang Indonesia yang berasal dari Papua yang kokoh dalam prinsip sebagai kader partai," lanjutnya.

Hasto mengungkap, Wempy sempat menanyakan restu Megawati saat mendapatkan amanah sebagai wamendagri oleh Presiden Joko Widodo. Tanpa persetujuan Megawati, Wempy tidak bisa menjalankan tugas tersebut.

"Sebelum mendapat penugasan dari bapak Presiden sebagai wakil menteri dalam negeri, Pak Wempy bertemu saya dan menanyakan apakah penugasan tersebut disetujui ibu ketua umum," ujarnya.

Menurut Hasto, sikap Wempy merupakan bukti kedisiplinan sebagai kader PDIP.

"Ini contoh kedisiplinan dari seorang Wempy, dia dua kali menjadi Bupati sehingga dengan penugasan sebagai wakil menteri dalam negeri tentu saja tugasnya adalah membantu Menteri Dalam Negeri Pak Tito karnavian," ujar Hasto.

Diharapkan kehadiran Wempy sebagai wakil menteri dalam negeri mengonsolidasi pemerintahan. Khususnya kepala daerah hingga anggota DPRD bergerak seirama di bawah arahan Presiden Jokowi.

"Kita harapkan agar konsolidasi pemerintahan agar seluruh jajaran pemerintahan dalam negeri dari kepala daerah apabila kepala daerah anggota DPRD itu betul-betul dapat bergerak seirama di bawah direction dari bapak Presiden Jokowi dan Mendagri untuk menerjemahkan itu menjadi kemajuan di seluruh wilayah Indonesia," pungkas Hasto.

2 dari 2 halaman

Peresmian Gedung Surindro Supjarso

Telah diresmikan Gedung Kapten Penerbang (KPT PNB) Anumerta Surindro Supjarso yang berfungsi sebagai tempat latihan Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI) di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Kamis, (16/6). Gedung ini mengenang Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso, suami pertama Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.

Anak dan cucu Surindro bersama Megawati hadir di lokasi mengikuti proses peresmian. Putra sulung Megawati, Mohammad Rizky Pratama, mengaku haru serta bangga yang mereka rasakan sekeluarga.

"Saya sangat bangga dan terharu, khususnya untuk Pak Kasau, saya berterima kasih sekali mewakili keluarga, bisa menjadi warga AU. Sekali lagi saya berterima kasih. khususnya kepada Angkatan Udara Indonesia," kata Tatam, sapaan akrabnya.

Mengambil semangat peresmian ini, para generasi muda harus percaya diri. Kemerdekaan negara kita adalah sesuatu yang diperjuangkan dengan perjuangan luar biasa.

"Kita harus siap, untuk selalu tetap semangat, dan jangan pernah berkecil hati untuk para pemuda," kata Tatam.

Sementara putra kedua, Mohammad Prananda Prabowo yang akrab disapa Nanan menuturkan, mewakili keluarga dan pribadi mengapresiasi yang diberikan keluarga besar TNI AU melalui peresmian gedung ini.

"Tentunya mewakili pihak keluarga, khususnya saya secara pribadi, mengapresiasi apa yang sudah diberikan dari keluarga besar Angkatan Udara. Dan itu juga yang menjadikan kami sekeluarga menjadi bagian dari keluarga Angkatan Udara Republik Indonesia. Tentu juga membanggakan sekali bagi kami," kata Nanan.

Ia melanjutkan, dinamakan gedung itu dengan nama sang ayah bukan sekadar romantisme. Ada harapan agar peresmian ini juga menghasilkan makna positif. Khususnya bagaimana generasi muda Indonesia harus belajar mengenai perjuangan kemerdekaan dan perjuangan menjaga keutuhan wilayah kesatuan RI hingga saat ini. Dari peresmian gedung ini, generasi muda juga bisa menggali lebih dalam sejarah bangsa, termasuk bila ada yang sifatnya sensitif.

Prananda juga menyinggung pentingnya pembangunan kekuatan pertahanan udara Indonesia.

"Itu merupakan suatu yang mutlak. Kan negara kita merupakan negara kepulauan dan juga negara maritim. Itu tentunya selain Angkatan Udara, Angkatan Lautnya juga harus kuat, dan harus bersinergi dan dengan Angkatan Darat; ketiga angkatan tersebut," kata Prananda.

Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga adik ketiga, menyampaikan terima kasih kepada TNI AU karena menggunakan nama Surindro Supjarso.

Menurut Puan, Surindro merupakan salah satu sosok penerbang tempur yang tangguh dan berjiwa patriot, yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Kami berharap dengan nama Almarhum disematkan sebagai nama gedung ini maka dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang tugas dan tanggungjawab dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia," kata Puan.

Untuk diketahui, Surindro adalah pilot pesawat pembom TU 16KS yang hilang pada 22 Januari 1971 dalam tugas latihan di Biak, Papua. Namun, di masa Orde Baru, pesawat itu digrounded karena berasal dari Uni Soviet. Sehingga para penerbangnya dialihkan. Termasuk Surindro ke pesawat caravan. [fik]

Baca juga:
Ini Sanksi Bagi Kepala Daerah PDIP yang Langgar Surat Pernyataan
Megawati Ingatkan Kepala Daerah PDIP: Jangan Mau Jadi Magnetnya Eksekutif Saja
PDIP soal Makan Siang Ketum Partai dengan Jokowi: Evaluasi Sistem Politik
Hasto Sindir NasDem: Prinsip PDIP Siapkan Pemimpin dari Kader Partai
PDIP Pegang Pernyataan Ganjar Tegak Lurus Disiplin Partai
Alasan PDIP DKI Desak Anies Audit Gelaran Formula E
Disaksikan Megawati, Ganjar dan Gibran Teken Surat Pernyataan di Atas Meterai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini