Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi<br>

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi

Sebagai informasi, MKMK memutuskan untuk memberhentikan Anwar Usman sebagai Ketua MK. 

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, merespon hasil putusan Majelis Kehormatan Mahkamah (MKMK). Dia menilai, keputusan tersebut merupakan sinyal cahaya terang di tengah kegelapan demokrasi.

Diketahui, MKMK memutuskan untuk memberhentikan Anwar Usman sebagai Ketua MK. Hal tersebut, karena hasil putusan MK terkait batas usia minimal capres-cawapres.

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi

"Keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi telah memberikan cahaya terang di tengah kegelapan demokrasi," kata Megawati, dalam pidato kebangsaan secara virtual, Minggu (12/11).

Dia mengaku, sangat prihatin atas polemik yang terjadi di MK. Sehingga, adanya putusan MKMK menjadi bukti kekuatan moral dalam menghadapi rekayasa hukum konstitusi.

"Keputusan MKMK tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan moral, politik kebenaran, dan politik akal sehat tetap berdiri kokoh meski menghadapi rekayasa hukum konstitusi," jelas dia.

Megawati: Keputusan MKMK Berikan Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi

"Berulang kali saya mengatakan bahwa konstitusi itu adalah pranata kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus diikuti dengan selurus-lurusnya," sambung Megawati.

Dia pun bercerita bagaimana saat dirinya menjabat sebagai presiden dan membentuk MK. Dasar pembentukan MK agar bermanfaat bagi masyarakat bukan perorangan.

"Apa yang terjadi di Mahkamah Konstitusi akhir-akhir ini telah menyadarkan kita semua, bahwa berbagai manipulasi hukum kembali terjadi. Itu semua akibat praktik kekuasaan yang telah mengabaikan kebenaran hakiki, politik atas dasar nurani," ungkap dia.

Megawati berharap, agar tak ada lagi hukum yang direkayasa. Sehingga, dalam penyelenggaraan pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang baik.


"Rekayasa hukum tidak boleh terjadi lagi. Hukum harus menjadi alat yang menghadirkan kebenaran. Hukum harus menjadi alat mewujudkan keadilan. Hukum harus menjadi alat mengayomi seluruh bangsa dan negara Indonesia. Dengan keadilan inilah kemakmuran pasti akan bisa diwujudkan," imbuh Megawati.

Ini Pernyataan Lengkap Megawati Soal Rekayasa Konstitusi dan Gelapnya Demokrasi
Ini Pernyataan Lengkap Megawati Soal Rekayasa Konstitusi dan Gelapnya Demokrasi

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keresahannya terkait potensi kecurangan Pemilu 2024

Baca Selengkapnya
Megawati Tangkap Sinyal Kecurangan Pemilu 2024: Jangan Takut Bersuara, Kawal Terus Demokrasi
Megawati Tangkap Sinyal Kecurangan Pemilu 2024: Jangan Takut Bersuara, Kawal Terus Demokrasi

"Jangan biarkan kecurangan Pemilu yang akhir ini terlihat sudah mulai akan terjadi lagi," kata Megawati.

Baca Selengkapnya
Megawati Kumpulkan Ketum Parpol Pendukung Ganjar di Markas PDIP, Bahas Apa?
Megawati Kumpulkan Ketum Parpol Pendukung Ganjar di Markas PDIP, Bahas Apa?

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, rapat empat ketua umum ini sudah dirancang sejak pekan lalu.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pakar Sebut Semua Pihak Harus Tunduk Putusan MK, Tak Terkecuali KPU
Pakar Sebut Semua Pihak Harus Tunduk Putusan MK, Tak Terkecuali KPU

Jika KPU tetap berpegangan pada PKPU awal, justru dianggap menciderai hak warganegara dan demokrasi.

Baca Selengkapnya
MK Tolak Gugatan Syarat Capres-Cawapres
MK Tolak Gugatan Syarat Capres-Cawapres

MK Tolak Syarat Capres-Cawapres jadi gubernur-wakil gubernur.

Baca Selengkapnya
Megawati dan Timses Ganjar-Mahfud Rapat Usai Prabowo-Gibran Daftar Capres Cawapres ke KPU
Megawati dan Timses Ganjar-Mahfud Rapat Usai Prabowo-Gibran Daftar Capres Cawapres ke KPU

Megawati datang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey.

Baca Selengkapnya
Dua Pegawai Kemendag Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak Segera Diseret ke Meja Hijau
Dua Pegawai Kemendag Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak Segera Diseret ke Meja Hijau

Dua tersangka merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait pengadaan gerobak di Kemendag.

Baca Selengkapnya
Guntur Usul Jokowi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati, Begini Reaksi Sekjen
Guntur Usul Jokowi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati, Begini Reaksi Sekjen

Dia menilai, untuk penetapan ketua umum terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui.

Baca Selengkapnya
Megawati Umumkan Cawapres Ganjar Besok Usai Dengar Laporan Dinamika MK
Megawati Umumkan Cawapres Ganjar Besok Usai Dengar Laporan Dinamika MK

Keputusan deklarasi pendamping Ganjar itu menyusul Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah memutuskan batas usia capres dan cawapres pada Senin (16/10) kemarin.

Baca Selengkapnya