Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin Ingatkan Munajat 212 Jangan Jadi Kendaraan Politik

Ma'ruf Amin Ingatkan Munajat 212 Jangan Jadi Kendaraan Politik Maruf Amin bersama 40 ulama Kabupaten Bogor. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menanggapi acara Munajat 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/2) kemarin. Menurutnya, acara tersebut tak masalah asal tak dijadikan kendaraan politik.

"Kalau munajatnya sih gak masalah, yang penting jangan jadi kendaraan politik, dan jangan mempolitisasi MUI ya. Saya ini ketum MUI, saya cawapres tapi daya tidak mau menggunakan MUI sebagai kendaraan politik saya, MUI biar independen, tidak boleh digunakan," katanya di kediaman Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

"Itu sudah menjadi kesepakatan, karena itu MUI DKI jangan menggunakan MUI sebagai kendaraan politik, itu menyimpang dari kesepakatan," sambungnya.

Ma'ruf bercerita, cikal bakal acara 212 sudah selesai. Hal tersebut juga karena ada pelanggaran hukum dan saat itu Ma'ruf mengeluarkan fatwa penistaan agama kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Jadi kalau soal 212 itu sebenarnya kalau masalahnya sudah selesai, kenapa? Karena kan sifatnya penegakan hukum, tapi kalau untuk bermunajat, bersilahturahim tidak ada masalah," jelasnya.

"Yang penting jangan 212 dijadikan kendaraan politik, itu aja, saya itu kan yang mendorong 212, yang membuat fatwanya kan saya, yang dibela kan fatwa yang saya buat dulu, gitu loh," ucap Maruf.

Mantan Rais Aam PBNU tersebut pun mengaku tak diundang dalam acara Munajat 212. "Gak, gak ada, mungkin itu 212 yang lain saya kira, bukan yang dulu saya gerakkan itu," tukas Ma’ruf.

Dirinya juga angkat bicara soal adanya kekerasan terhadap wartawan di acara tersebut. Menurutnya, acara yang mestinya berjalan baik menjadi negatif.

"Wah itu, itu tidak baik ya kalau ada munajat kok ada ribut itu tidak baik, munajat itu kan khusuk menghadap kepada Allah, malah jadi kalau ada keributan itu jadi rusak munajatnya itu, ya, saya kira tidak baik ya," tutup Ma'ruf Amin.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP