Maruarar Sirait Keluar dari PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko: Beliau Militan, Keluarganya 'Merah Betul

Budiman sendiri mantan kader PDIP yang dipecat usai terang-terangan mendukung Prabowo-Gibran

Henni Rachma Sari
Oleh Henni Rachma Sari - Reporter
Maruarar Sirait Keluar dari PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko: Beliau Militan, Keluarganya 'Merah Betul
Maruarar Sirait Keluar dari PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko: Beliau Militan, Keluarganya 'Merah Betul' (Merdeka.com)

Budiman sendiri mantan kader PDIP yang dipecat usai terang-terangan mendukung Prabowo-Gibran

Mantan Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko menyayangkan keputusan Maruarar keluar dari partai berlambang kepala banteng tersebut.

Sebab, sepengetahuannya, Ara merupakan sosok kader PDI Perjuangan yang militan.



"Padahal beliau militan PDI lho," 

kata Budiman kepada wartawan.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Budiman menilai Maruarar berasal dari keluarga yang 'merah betul'. Bukan tanpa sebab, Ara adalah putra sulung dari Sabam Sirait, salah satu pendiri PDI Perjuangan.



"Mas Maruarar itu bapaknya Sabam Sirait. Itu saya tahu sejak SD, bukan kenal ya. Pernah baca. Artinya memang keluarga merah betul, sehingga memang pasti itu bukan sesuatu yang mudah," 

kata Budiman.

merdeka.com

Mantan kader PDI Perjuangan itu mengatakan sudah mengenal sosok Saba, Sirait sejak Pemilu pada tahun 1982. Ia menilai, perkara keluarnya Maruarar dari PDI Perjuangan hanya dari administrasi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya pikir hatinya apalagi keluarganya itu pasti Soekarnois. Saya yakin masalah administrasi saja," kata Budiman.

"Saya harap Bung Ara bisa bersama-sama saya, ayo kita jaga Indonesia seperti ajaran Bung Karno. itu juga wasiat almarhum bapaknya, itu juga keinginan ibu Megawati. Bahawa Bung Ara atau saya tidak lagi di PDI bukan berarti kami tidak di Indonesia, kami tetap cinta Indonesia," tuturnya.



Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko sendiri sudah dipecat dari PDI Perjuangan. Pemecetannya buntut dukungan terang-terangan kepada Paslon Prabowo-Gibran.

Rekomendasi