Kubu Airlangga Bantah Tudingan Loyalis Bamsoet Soal 3 Menteri Tekan DPD
Merdeka.com - Loyalis Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut ada tiga menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ikut campur dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024. Para menteri itu dituding menekan DPD Golkar untuk memilih Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar petahana Airlangga Hartarto.
Ketua DPP Partai Golkar sekaligus loyalis Airlangga, Ace Hasan Syadzily membantah tudingan tersebut. Kata dia, tidak ada pihak yang melakukan penekanan semacam itu.
"Hoaks itu, ngawur pernyataan yang ngawur ngada-ngada ngigo saya bilang. Karena ya tidak ada lah yang melakukan hal tersebut," kata Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11).
Kendati demikian, Ace menilai wajar jika ada menteri dari Golkar yang mendukung salah satu calon. Sebab, kata dia, menteri itu juga masih menjadi kader Golkar.
"Misalnya kaya Pak Agus, Pak Menpora atau Pak Jerry ya itu wajar. Karena memang mereka adalah kader Golkar. Jadi menurut saya engga perlu dipersoalkan soal itu," ungkapnya.
Ace pun menyarankan kubu Bamsoet untuk fokus pada rencana pencalonannya sebagai ketua umum. Serta tidak menyebarkan isu yang tidak penting.
"Enggak usah bikin isu-isu yang tidak perlu dan menarik-menarik, menuduh-nuduh orang lain dalam perhelatan Munas ini," ucapnya.
3 Menteri
Sebelumnya, Loyalis Bamsoet Syamsul Rizal mengatakan tiga menteri yang menekan DPD ini tidak semuanya berasal dari kalangan partai politik. Tiga menteri itu adalah berasal dari Partai Golkar, akademisi satu lagi berasal dari partai lain.
Terkait menteri partai lain, Syamsul menduga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno yang terlibat untuk menekan para kepala daerah kemudian kepala daerah menekan DPD Golkar.
"Tetapi yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno. Mensesneg," kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (27/11).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya