Klaim Didukung Ical & Akbar Tanjung, Airlangga Diminta Rawat Dukungan Jelang Munas

Jumat, 30 Agustus 2019 00:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Klaim Didukung Ical & Akbar Tanjung, Airlangga Diminta Rawat Dukungan Jelang Munas airlangga resmikan rumah pemenangan. ©2019 Merdeka.com/genantan kesuma

Merdeka.com - Persaingan dua calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo jelang Munas makin menghangat. Keduanya disebut memiliki basis dukungan kuat, baik di DPD I, DPD II serta organisasi sayap partai.

Airlangga sendiri mengaku didukung lebih dari 90 persen pengurus DPD baik tingkat I maupun tingkat II partai. Selain itu, Airlangga juga mengklaim mendapat dukungan dari para sesepuh Partai Golkar seperti eks Ketum Golkar Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie serta Agung Laksono.

Pengamat politik Jerry Sumampouw mengingatkan Airlangga untuk tetap waspada meski dukungan politik DPD, DPC hingga sesepuh Golkar diklaim solid.

"Kita ketahui yang unggul saat ini adalah incumbent. Tapi perlu diwaspadai Golkar punya tradisi, ketika Munas itu bisa berubah arah," kata Jerry ketika dihubungi wartawan, Kamis (29/8).

Terlebih lagi, menurut Jerry, Golkar mempunyai tradisi ketika hanya kedua tokoh menonjol dan memicu perpecahan, maka kader bisa saja mencari alternatif lain. Untuk itu, dia menyarankan Airlangga merawat dukungan politik yang sudah dikantongi.

"Airlangga harus waspadai, jangan sampai ini meruncing. Jalin komunikasi dengan cara kekeluargaan, dengan begitu dukungan akan terus solid. Jangan berujung perpecahan," kata dia.

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Bung Karno, Cecep Handoko menilai Golkar di bawah Airlangga memang cenderung stabil secara politik. Namun, dia menyebut dukungan di Munas juga dipengaruhi dukungan dari pemerintah.

"Kita melihat siapa yang lebih punya peluang. Kita lihat saja Airlangga selalu all out ke pemerintah, membantu Presiden," kata dia.

Sebelumnya, Airlangga mendirikan rumah pemenangan di Jl Purworejo No 7, Menteng, Jakarta Pusat. Airlangga menyebut, rumah pemenangan untuk mengisi kegiatan organisasi dan pemenangannya menuju kursi Golkar 1 periode 2019-2024.

"Pemenangan agar disiapkan antara kegiatan organisasi dan kegiatan pemenangan. Nah dengan adanya sekretariat pemenangan ini, kegiatan ini akan mulai berdiri," kata Airlangga.

Airlangga melanjutkan, eks Ketum Golkar Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie juga berada di gerbongnya.

"Iya, kebetulan sekarang Pak Akbar sedang di Sumatera Barat dan Pak Ical sedang di Medan. Diwakili oleh Pak Fahmi Idris dan Pak Hafiz Zawawi," kata Airlangga.

Kemudian, langkah strategis rumah pemenangan adalah konsolidasi menuju musyawarah nasional (Munas). [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini