Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Khofifah: Jokowi Masih Harus Kerja Keras di Madura

Khofifah: Jokowi Masih Harus Kerja Keras di Madura Khofifah. ©2018 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Ketua Dewan Pengarah JKSN Pusat, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin masih harus bekerja keras menaikkan elektabilitasnya di Madura.

"Madura memang pada posisi terakhir, Pak Jokowi masih harus bekerja keras untuk Madura. Mudah-mudahan ada kanal baru karena pagi tadi ada pertemuan ulama se-Madura dan saya melihat responnya sangat bagus," katanya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (19/12).

Menurutnya, masyarakat Madura harus diusahakan agar lebih mengenal Jokowi. Bila tidak kenal, maka tidak sayang. Dia berharap, dengan mengenal Jokowi lebih baik, maka suara Paslon 01 pun akan menguat.

"Di Sampang sendiri undecided votersnya masih 80 persen, jadi masih sangat tinggi. Saya hadir beberapa kali di Sampang, kemudian di Bangkalan Pemilu yang lalu," ujarnya.

Khofifah mengungkapkan, banyak informasi tidak benar telah diterima masyarakat di Madura. Antara lain adalah hoaks mengenai Jokowi yang anti-Islam dan anti-ulama.

"Saya bilang, mana mungkin Kiai Haji Ma'ruf dijadikan Cawapres kalau info itu betul. Tidak ada ulama kalau tidak ada pesantren karena mereka harus memulai dari santri, nah dari sekian presiden, Pak Jokowi yang mendeklarasi Hari Santri Nasional," tandasnya.

Reporter: Ratu Annisaa SuryasumiratSumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP