Ketum PPP tegaskan tak ada negara di dunia yang tidak berutang

Sabtu, 14 April 2018 18:38 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ketum PPP tegaskan tak ada negara di dunia yang tidak berutang Ketum PPP Romahurmuziy. ©2018 Merdeka.com/Nuryandi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy menilai masalah utang tidak perlu diperdebatkan. Sebab, menurut Romi sapaan Romahurmuziy, tidak ada yang salah dari kebijakan pemerintah untuk berutang.

"Perdebatan soal utang RI tidak perlu dibuat gaduh kecuali yang memang tak mengerti ilmu ekonomi," kata Romi dalam sambutannya saat acara Hari Lahir PPP ke 45 di Hotel UTC, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/4).

Romi menjelaskan, tidak ada satu negara pun di dunia yang tidak berutang. Contohnya saja, Amerika Serikat yamg menjadi negara adidaya telah berutang sejak lebih dari 200 tahun.

Lagipula, utang bukan hal yang dilarang selama dipakai untuk kegiatan yang produktif dan dikelola dengan baik.

"Perlu saya sampaikan tidak ada satu negara pun di dunia yang tidak berutang," tegasnya.

Selama era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, kata Romi, utang digunakan fokus untuk pembangunan infrastruktur demi menaikkan daya saing. Hal ini terlihat dari kenaikan belanja infrastruktur dari Rp 290 triliun di 2015 menjadi Rp 410 triliun di 2018.

"Berdasarkan indeks daya saing global, Indonesia naik 5 peringkat dari 41 di tahun 2016 menjadi 36 di tahun 2017," ungkapnya.

Romi menambahkan, tantangan ekonomi ke depan adalah menurunkan laju inflasi dengan mengendalikan kebutuhan pokok sehingga bunga utang semakin murah. Cara penting lainnya adalah meningkatkan fundamental ekonomi agar rating utang bisa melesat menjadi AAA dari saat ini BBB-.

"Jika rating utang semakin baik, dan dampak pembangunan infrastruktur sudah dirasakan oleh masyarakat, kegaduhan soal utang pasti ditinggalkan," tandas Romi. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PPP
  3. Presiden Jokowi
  4. Utang
  5. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini