Ketua DPR Tolak Wacana Referendum Aceh

Jumat, 31 Mei 2019 22:18 Reporter : Sania Mashabi
Ketua DPR Tolak Wacana Referendum Aceh Bambang Soesatyo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menolak tegas wacana referendum Aceh. Sebab, kata dia, persatuan Indonesia adalah harga mati.

"Menolak secara tegas rencana referendum yang akan dilaksanakan oleh rakyat Aceh mengingat Indonesia merupakan negara kesatuan yang berdaulat dan NKRI adalah harga mati," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/5).

Bambang pun meminta TNI untuk mengantisipasi isu referendum Aceh. Hal itu, dilakukan untuk memberikan rasa aman di masyarakat hingga tak lagi menimbulkan pergolakan politik.

Selain itu, dia juga meminta para akademisi dan para hukum tata negara untuk menjelaskan kerugian yang ditimbulkan sebagai dampak dari adanya referendum. Sehingga persatuan Indonesia bisa tetap terjaga.

"Sebagai dampak dari adanya referendum, seperti menghilangkan rasa persatuan dan kesatuan sebagaimana dahulu pernah terjadi pada provinsi Timor Timur," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko melihat, munculnya wacana referendum di Aceh sebagai bentuk kekecewaan pihak-pihak yang tidak menerima kekalahan Pemilu 2019. Sebab wacana tersebut muncul dari Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf.

"Isu itu kan bukan hal yang fundamental, itu hanya emosi saja. Emosi karena tidak menang. Apalagi Partai Aceh tidak menang di sana kan, partainya berkurang kursinya. Sehingga ada emosi," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (31/5). [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini