Kampanye di Palembang, Prabowo Kritik Pembangunan LRT Tak Efektif

Selasa, 9 April 2019 18:11 Reporter : Irwanto
Kampanye di Palembang, Prabowo Kritik Pembangunan LRT Tak Efektif Capres Prabowo di Yogyakarta. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto menyebut banyak elite yang memberikan informasi menyesatkan kepada masyarakat, terutama di bidang insfrastruktur. Salah satu yang disorotinya adalah pembangunan light rail transit (LRT) Palembang yang dinilai tak tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Prabowo saat orasi politik dalam kampanye akbar terbuka di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (9/4). Kampanye ini dihadiri ratusan ribu warga Palembang.

Pada kesempatan itu, Prabowo menirukan statemen elite pemerintah yang menyebut LRT Palembang menjadi pilihan utama transportasi masyarakat sehingga selalu penuh setiap hari.

"Kami bangun infrastruktur yang banyak, Palembang ada LRT dan LRT padat dari pagi sampai malam. Benar enggak?," tanya Prabowo.

Sontak, para pendukungnya kompak menjawab tidak. "Tidak benar ya?" Prabowo memastikan.

"LRT efisien, banyak untung benar enggak?" tanya Prabowo.

Lagi-lagi, massa kompak membantah keterangan tersebut. "Enggak ada ya?" Prabowo meyakinkan.

Menurut Prabowo, keterangan tersebut dilakukan elite-elite pemerintah yang merekayasa fakta pembangunan suatu infrastruktur. Pola-pola pembodohan seperti itu harus dihentikan karena rakyat yang dirugikan.

"Terlalu banyak elite yang brengsek, kerjanya selalu ngakal-ngakalin, nipu-nipu, pemilu pun mau direkayasa. Rakyat tidak mau dibohongi lagi," ujarnya.

Oleh karena itu, Prabowo optimistis mampu memenangkan pemilu sesuai dengan pilihan rakyat. Dia meminta pendukungnya untuk mencegah terjadinya kecurangan hasil pemilihan nantinya.

"Terima kasih rakyat Sumsel tolong nanti kalau coblos 02, bukan jadikan Prabowo presiden, tapi selamatkan nasib anakmu mengusir koruptor dari negeri ini. Kau tegakkan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia, kau kembalikan kekayaan Indonesia ke rakyat Indonesia," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini