Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kader Tak Dukung Purnomo-Teguh, DPC PDIP Solo Belum akan Keluarkan Sanksi

Kader Tak Dukung Purnomo-Teguh, DPC PDIP Solo Belum akan Keluarkan Sanksi Baliho Pasangan Purnomo-Teguh. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Sejumlah kader DPC PDIP Kota Solo diketahui mbalelo, alias tidak satu suara mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa dalam Pilkada 2020. Meskipun keputusan DPC mengusung kedua bakal calon tersebut sudah melalui mekanisme yang berlaku.

Sejumlah kader tersebut di antaranya Gibran Rakabuming Raka, anggota DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan dan mantan anggota DPRD dari PDIP lainnya, Purwono. Mereka justru mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota maupun wakil wali kota melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

Aksi mbalelo tersebut juga diikuti sejumlah kader lainnya. Mereka menunjukkan dukungan kepada calon selain Purnomo-Teguh. Mereka antara lain mantan Ketua DPRD Surakarta Hariadi Saptono dan Ketua Ranting PDIP Keprabon Roy Darmadi. Mereka beberapa kali muncul di acara putra sulung Presiden Joko Widodo.

Terhadap ulah para kader itu, DPC PDIP belum akan mengambil tindakan atau sanksi. Sekretaris DPC PDIP Solo Teguh Prakosa yang juga bakal calon Wakil Wali Kota tak ingin terjadi konflik kepentingan dengan memberikan sanksi

"Sementara partai memang membiarkan dulu, karena nanti habis energi kita. Kondisi ini akan selesai setelah rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turun," ujar Teguh, Kamis (9/1).

Teguh menyampaikan jika dirinya mengetahui karakter is tiket serta profile ya mereka. Menurutnya, mereka tak perlu ditegur atau diberi peringatan. Teguh juga enggan jika tindakan tersebut mengandung pamrih. Ia yakin permasalahan tersebut akan selesai setelah rekomendasi turun.

Ia optimistis rekomendasi bakal jatuh kepada Purnomo-Teguh. Setelah rekomendasi tersebut turun, DPC rencananya bakal menerapkan sanksi.

"Kita akan buktikan apakah mereka taat pada partai nggak. Kalau rekomendasi turun dia tidak bekerja seperti kader partai, maka akan ada sanksi," pungkasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP