Jubir Prabowo Ingatkan Moeldoko: Jangan Mentang-Mentang Penguasa, Rakyat Tak Takut!

Sabtu, 12 Januari 2019 17:32 Reporter : Arie Sunaryo
Jubir Prabowo Ingatkan Moeldoko: Jangan Mentang-Mentang Penguasa, Rakyat Tak Takut! Moeldoko. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferry Juliantono bereaksi keras atas pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, Moeldoko. Dia menilai Moledoko kurang arif dan pernyataannya cenderung mengandung ancaman. Ferry mempertanyakan maksud pernyataan Moeldoko.

Ferry tidak takut dengan ancaman yang dilontarkan Moeldoko. Dia justru balik mengingatkan Moeldoko.

"Pokoknya gini, Pak Moeldoko jangan mentang-mentang penguasa, kemudian terus mentang-mentang. Saya ingetin, kekuasaan ini nggak lama, ada batesnya. Jadi pak Moeldoko juga harus inget, mengeluarkan pernyataan yang sepatutnya saja lah. Rakyat tidak takut, bilangin ke Pak Moeldoko, rakyat sudah tidak takut," tegas Ferry di Solo, Sabtu (12/1).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu heran lantaran setiap akan menggelar kegiatan yang melibatkan capres, cawapres atau lainnya, selalu diikuti dengan reaksi rivalnya. Contohnya dengan mengirimkan karangan bunga, mendirikan posko dadakan atau pemasangan bendera. Kendati demikian, Ferry tetap berterimakasih. Dia menganggap telah berhasil membuat repot kubu lawan.

"Terserah kita mau ngerusak pemandangan, mengganggu pikirannya pak Moeldoko pun juga tidak apa-apa," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi- Ma'ruf Amin, Moeldoko menanggapi peresmian markas Prabowo-Sandiaga di Solo, yang dekat dengan rumah Jokowi. Moeldoko mengaku tak khawatir dengan hal tersebut.

"Yang di Solo itu ya. Tidak takut, cuma ganggu pemandangan aja," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/1).

Moeldoko juga bereaksi keras saat netralitas KPU diragukan. Saat KPU membatalkan pemaparan visi misi Capres-Cawapres, KPU juga memberikan bocoran soal debat capres perdana pada 17 Januari nanti. Moeldoko mencium ada upaya sistematis untuk memobilisasi agar muncul masyarakat tidak percaya kepada pemerintah.

"Ya memang ada upaya sistematis untuk memobilisasi yang ujung-ujungnya adalah memunculkan ketidak percayaan publik terhadap pemerintah atau penyelenggara pemilu, ini sudah jelas," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Moeldoko pun memberi peringatan pada oposisi. Dia meminta agar kubu Prabowo jangan memainkan isu tersebut. "Kita sudah punya catatan, jangan main-main, jangan main-main. Kemarin Saya bilangin lanjutkan permainan itu, saya akan mainkan juga," kata Moeldoko. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini