Jokowi Tunjuk Budi Arie Jabat Menkominfo, Koalisi Yakini Tak Ada Agenda Politik

Pengangkatan itu dinilai sebagai aspek kebutuhan presiden mengisi kursi yang kosong.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Jokowi Tunjuk Budi Arie Jabat Menkominfo, Koalisi Yakini Tak Ada Agenda Politik
Jokowi Tunjuk Budi Arie Jabat Menkominfo, Koalisi Yakini Tak Ada Agenda Politik (Merdeka.com)

Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memandang tidak ada agenda politis Presiden Joko Widodo dengan mengangkat Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebagai menteri komunikasi dan informatika (Menkominfo).

Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono memandang tidak ada agenda politis Presiden Joko Widodo dengan mengangkat Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebagai menteri komunikasi dan informatika (Menkominfo).
Dok. Istimewa

engangkatan itu dinilai sebagai aspek kebutuhan presiden mengisi kursi yang kosong

"Tidak menurut saya (tidak ada agenda politis). Dalam kehidupan itu, baik kehidupan politik, bisnis, sosial, pasti kita akan berkompetisi karena mahkluk sosial kan kita harus hidup bersamaan. Jadi bisa jadi mitra, bisa juga jadi kompetitor. Jadi keniscayaan,"

"Tidak menurut saya (tidak ada agenda politis). Dalam kehidupan itu, baik kehidupan politik, bisnis, sosial, pasti kita akan berkompetisi karena mahkluk sosial kan kita harus hidup bersamaan. Jadi bisa jadi mitra, bisa juga jadi kompetitor. Jadi keniscaya
Dok. Istimewa

kata Mardiono kepada wartawan, dikutip Selasa (18/7).

Diketahui, Projo yang dikomandoi Budi Arie kini mengarahkan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Diketahui, Projo yang dikomandoi Budi Arie kini mengarahkan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Dok. Istimewa

Budi pun mengisi jabatan yang sebelumnya diisi oleh kader Partai NasDem, Johnny G Plate.

Mardiono percaya dengan profesionalitas Budi Arie.

Mardiono percaya dengan profesionalitas Budi Arie.
Dok. Istimewa

Sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil menteri desa.

"Yang pasti, pak Budi kan beliau sebelumnya menjabat Wamendes, lalu di Kemkominfo kan ada kaitannya gimana mendorong dari Sabang sampai Merauke itu ya dapat mentransformasikan ke arah teknologi dan bisa menikmati fasilitas-fasilitas sarana teknologi melalui fasilitas Kemkominfo,"

"Yang pasti, pak Budi kan beliau sebelumnya menjabat Wamendes, lalu di Kemkominfo kan ada kaitannya gimana mendorong dari Sabang sampai Merauke itu ya dapat mentransformasikan ke arah teknologi dan bisa menikmati fasilitas-fasilitas sarana teknologi melal
Dok. Istimewa

kata Mardiono.

Maka itu, Mardiono yakin pengangkatan Budi Arie karena aspek profesionalisme.

Maka itu, Mardiono yakin pengangkatan Budi Arie karena aspek profesionalisme.
Dok. Istimewa

Jokowi butuh segera mengisi kursi Menkominfo yang kosong.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Jadi menurut saya sih lebih mengedepankan dari sisi kebutuhan, profesionalitas saja," kata Mardiono.

Sementara, PDI Perjuangan tidak mempermasalahkan pengangkatan seorang relawan pendukung Presiden Joko Widodo. Apalagi Budi Arie ikut membantu pemenangan Jokowi sebagai calon presiden. "Ya relawan kan juga rakyat Indonesia, jadi semua rakyat Indonesia apalagi juga telah berjuang ya di dalam pemenangan presiden Jokowi, dan oleh presiden dinilai memiliki suatu kecakapan sebagai menteri, ya tentu saja ya PDI Perjuangan menghormati keputusan dari presiden," ujar Hasto di Inews Tower, Jakarta, Senin (17/7).

Hasto tidak khawatir pengangkatan Budi Arie sebagai simbol dukungan Jokowi kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Projo kini mengarahkan dukungannya kepada Prabowo. Ia pun menyinggung, Projo di Jawa Barat pun mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. "Dukung mendukung kan biasa, buktinya ada Projo dari Jawa Barat ya memberikan dukungan kepada pak Ganjar Pranowo. Dukungan ini kan belum final, apalagi nanti ujung-ujungnya kan pada siapa yang dicoblos," ujar Hasto.

Rekomendasi