Jokowi harus cari cawapres yang bisa tangkal hoax

Senin, 12 Februari 2018 01:31 Reporter : Supriatin
jokowi kampanye di banyumas. ©AFP Photo/ROMEO GACAD

Merdeka.com - Berdasarkan hasil kajian Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) ada tiga nama Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang berpotensi mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Mereka adalah Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi.

Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing mengatakan tiga figur tersebut memiliki peluang yang sama untuk menjadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Sebab ketiga sosok itu berlatar belakang santri.

"Saya kira tiga tokoh ini sudah memenuhi syarat," ucapnya di Jakarta, Minggu (11/2).

Meski demikian, Emrus menyarankan agar Jokowi betul-betul memilih figur santri yang bisa menghargai pluralisme dan menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara.

"Kita memang harus membangun bangsa ini di tengah pluralisme karena setiap manusia adalah pluralis. Tidak ada yang ekslusif dan inklusif dari sektor apa pun," katanya.

Emrus juga menyarankan, Jokowi memilih sosok Cawapres yang bisa memberangus perilaku koruptif, penggunaan narkoba dan penyebaran hoax di Tanah Air. Menurutnya, masalah-masalah tersebut harus menjadi perhatian serius dan jadi pertimbangan khusus sebelum Jokowi menunjuk Cawapresnya.

"Ini menjadi hal yang paling utama untuk presiden untuk memilih pasangannya untuk menjadi calon wakil presiden akan datang. Sehingga bangsa kita ke depan, lima tahun masa jabatan presiden jokowi kedua, andaikan terpilih ini bisa terselesaikan," ujar dia.

Senada dengan Emrus, Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan Romahurmuziy, Muhaimin Iskandar, dan Muhammad Zainul Majdi memiliki peluang yang sama untuk menjadi Cawapres Jokowi. Selain berlatar belakang santri, ketiganya juga merupakan kader partai.

"Tinggal Jokowi memilih sosok yang bisa mendongkrak elektabilitas atau menjadi bobot elektoral yang bagus bagi Jokowi," kata Pangi. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini