Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Solo Rekrut Anggota Pengawas Perempuan

Minggu, 10 November 2019 13:47 Reporter : Arie Sunaryo
Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Solo Rekrut Anggota Pengawas Perempuan bawaslu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjelang Pilkada 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo akan merekrut sedikitnya 15 anggota pengawas untuk tingkat kecamatan (Panwascam). 15 Anggota baru tersebut akan diambil dari kalangan perempuan. Sedangkan satu kecamatan terdiri dari 3 orang anggota legislatif.

"Kami mendorong keterwakilan perempuan ikut menjadi anggota Pengawas Pemilihan dalam Pilkada 2020 mendatang," ujar anggota Bawaslu Solo, Poppy Kusuma Nataliza, di sela kegiatan pembinaan kader anti politik uang pada Pertemuan PKK Karangasem Kecamatan Laweyan Minggu (11/10).

Dalam sepekan ke depan, pihaknya mempersiapkan rekrutmen pengawas pemilu tingkat Panwascam. Hal ini bersamaan mulai berjalannya tahapan Pilkada 2020 yang harus segera diawasi sesuai tahapan.

"Sesuai tahapan, maka akhir November ini kita harus melakukan pengumuman untuk perekrutan pengawas di tingkat kecamatan. Hal ini sesuai Keputusan Ketua Bawaslu RI nomor 0883 tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwas Kecamatan tahun 2019," jelasnya.

1 dari 2 halaman

Penuhi Target 30 Persen Keterwakilan Perempuan

Saat ini, dikatakannya, Bawaslu tengah mengintensifkan sosialisasi perekrutan pengawas terutama, di kalangan perempuan. Poppy menilai, target 30 persen keterwakilan sangat penting, terlebih jumlah DPT pada pemilu 2019 lalu sebanyak 51,4 persen diantaranya dari kalangan perempuan.

Berdasarkan data, dari jumlah DPT 421.999 jumlah pemilih perempuan wilayah Solo mencapai 216.962.

Selain pertemuan langsung dengan warga, lanjut Poppy, sosialisasi juga akan dilakukan melalui berbagai media sosial maupun website milik Bawaslu Solo.

"Pada Pemilu 2019 lalu jumlah pengawas tingkat kecamatan maupun kelurahan dari perempuan belum mencapai 30 persen. Untuk pilkada kali ini akan kita upayakan agar kaum perempuan bisa memenuhi keterwakilannya diangka tersebut," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Perempuan Dinilai Efektif Tangkal Hoaks

Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono menambahkan, kaum perempuan dinilai efektif dalam penanggulangan berita yang mengandung SARA, hoaks hingga ujaran kebencian. Pasalnya tak sedikit dari kaum perempuan saat ini merupakan pegiat atau aktif di media sosial.

"Jika kaum perempuan ini kita optimalkan saya yakin berbagai ujaran kebencian, SARA dan hoaks bisa ditanggulangi sejak dini. Selain lebih aktif dalam dunia maya, saat ini jumlah perempuan sebagai pemilih di Kota Solo juga lebih banyak daripada laki-laki," tutup Budi. [ray]

Baca juga:
Usung Gibran atau Tidak di Pilkada Solo, PDIP akan Putuskan Sebelum Januari
Jika PDIP Pilih Gibran di Pilkada Solo, PAN dan PKS Siap Usung Purnomo
PPP Nilai Sudah Waktunya Pilkada Langsung Dievaluasi
Jaksa Agung akan Jewer Bawahan yang Tak Independen Saat Pilkada 2020
KPU Sebut Purnomo Masih Bisa Maju di Pilkada Solo

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini