Jauhnya Perjalanan 5 Jam, Anggota DPR Serap Aspirasi Petani Cianjur di Pelosok, Beri Bantuan Alsintan

Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari menempuh perjalanan jauh ke Cianjur Selatan untuk serap aspirasi petani, memastikan suara mereka sampai ke pusat kebijakan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jauhnya Perjalanan 5 Jam, Anggota DPR Serap Aspirasi Petani Cianjur di Pelosok, Beri Bantuan Alsintan
Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari menempuh perjalanan jauh ke Cianjur Selatan untuk serap aspirasi petani, memastikan suara mereka sampai ke pusat kebijakan. (AntaraNews)

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah pedalaman Cianjur Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk berdialog langsung dan menyerap aspirasi dari para petani serta penyuluh lapangan di daerah tersebut. Ini merupakan bagian dari kegiatan reses Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 yang fokus pada peningkatan kesejahteraan sektor pertanian.

Dalam lawatannya, Endang menyambangi sejumlah kecamatan seperti Campaka, Campakamulya, Hegarmanah, Karangjaya, hingga Sukajadi Cibinong. Ia tidak hanya mendengarkan keluhan, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) dan pompa air. Program pemberdayaan petani dan peternak turut disalurkan sebagai bentuk dukungan nyata dari parlemen.

Kehadiran wakil rakyat ini menjadi cerminan komitmen DPR RI untuk memastikan setiap suara masyarakat tersampaikan. Endang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani. Hal ini krusial dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan di sektor pertanian, khususnya bagi para petani Cianjur.

Mendengar Langsung Keluhan Petani di Pedalaman

Dalam setiap dialognya, Endang Setyawati Thohari menanggapi langsung berbagai keluhan yang disampaikan oleh para petani di Cianjur Selatan. Isu-isu krusial seperti harga pupuk yang memberatkan, ketersediaan benih yang seringkali terbatas, hingga tantangan akses irigasi menjadi perhatian utamanya. "Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pertanian," kata Endang.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para penyuluh lapangan yang tetap berdedikasi mendampingi petani, meskipun beroperasi di daerah dengan akses yang sulit. Endang menekankan bahwa tanpa peran aktif mereka, banyak program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani tidak akan berjalan optimal. "Saya sangat mengapresiasi dedikasi para penyuluh yang tetap semangat mendampingi petani meski berada di daerah dengan akses yang sulit. Tanpa peran mereka, banyak program pemerintah yang tidak akan berjalan optimal," ujarnya.

Berbagai laporan langsung dari penyuluh juga diterima oleh Endang, mencakup keterbatasan sarana pertanian, ketergantungan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, serta sulitnya transportasi hasil panen ke pasar. Semua aspirasi dan permasalahan ini dicatat sebagai bahan perjuangan di Komisi IV DPR RI. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menanggapi kebutuhan petani di Cianjur Selatan.

Endang melihat potensi besar yang dimiliki wilayah selatan Cianjur ini. Ia berpendapat bahwa dengan penguatan infrastruktur dan akses yang memadai, sektor pertanian di sana dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. "Banyak potensi besar di wilayah selatan ini. Jika kita perkuat infrastruktur dan aksesnya, pertanian di sini bisa menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat," kata Endang, menyoroti pentingnya investasi di daerah terpencil.

Komitmen DPR RI untuk Kesejahteraan Pertanian

Perjalanan Endang Setyawati Thohari ke wilayah pedalaman Cianjur Selatan membutuhkan waktu tempuh hingga 4–5 jam dari pusat kota. Jarak yang jauh ini tidak menyurutkan komitmennya untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat, khususnya aspirasi petani, tersampaikan dan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kehadiran langsung wakil rakyat di pelosok ini menjadi bukti nyata kepedulian parlemen.

Kunjungan ini menegaskan bahwa DPR RI tidak hanya bekerja di ruang rapat, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mendengar suara rakyat kecil. Ini adalah cerminan bagaimana kepedulian parlemen diwujudkan melalui langkah konkret. Dialog yang dilakukan bukan sekadar menyampaikan program, melainkan mendengarkan dengan empati kisah perjuangan para petani di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi sehari-hari.

Endang Setyawati Thohari menegaskan bahwa kehadiran DPR di tengah rakyat adalah wujud komitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada mereka yang paling membutuhkan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani. Dengan demikian, permasalahan yang dihadapi petani di Cianjur Selatan dapat teratasi secara bertahap.

“Saya ingin memastikan, suara petani dari pelosok sekalipun tetap terdengar sampai ke pusat kebijakan,” pungkas Endang. Pernyataan ini menggarisbawahi tekadnya untuk menjadi jembatan antara masyarakat di daerah terpencil dan pembuat kebijakan di tingkat nasional, demi mewujudkan pertanian yang lebih maju dan sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi