KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Istana: Reshuffle tak bergantung dari komentar partai pendukung

Senin, 17 Juli 2017 13:11 Reporter : Rizky Andwika
pelantikan menteri baru. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Isu Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet kembali berembus kencang. Partai politik pendukung pemerintahan juga mendukung Presiden melakukan bongkar pasang kabinet. Namun, Istana Kepresidenan mengatakan reshuffle kabinet tak akan terjadi hanya karena komentar dari partai politik pendukung pemerintah.

"Untuk melakukan reshuffle atau tidak, dalam hal ini hanya presiden yang tahu. Tidak bergantung pada sejauh mana ramainya rumor atau komentarnya partai pendukung. Maupun partai yang tidak mendukung," kata Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7).

Johan menjelaskan reshuffle kabinet didasari atas kinerja para menteri. Penilaian terhadap kinerja menteri, kata Johan, hanya Presiden yang mengetahuinya.

"Kemudian untuk mengukur apakah para menteri itu performanya baik atau tidak, tentu presiden punya ukuran-ukuran yang didapatkan dari banyak pihak. Selain ukuran teknis, tentunya Presiden mendapatkan laporan di lapangan," ujarnya.

Terkait reshuffle kabinet, Johan mengingatkan Presiden Joko Widodo telah angkat suara dan mengatakan tak akan terjadi pada pekan ini. Jokowi mengatakan pada pekan lalu. Sementara, untuk pekan ini, Johan mengaku tidak tahu apakah Presiden akan melakukan bongkar pasang kabinet.

"Pekan lalu tidak ada reshuffle kabinet. Kalau pekan ini gimana? Gitu kan pertanyaannya. Kalau pekan ini, kita tunggu sampai pekan ini. Kalau pekan ini habis, pekan depan," tukasnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, reshuffle penting dilakukan untuk efektivitas kinerja pemerintahan dalam menghadapi tantangan global dan Nasional. Tapi, soal kapan waktunya, PDIP menyerahkan kepada Jokowi.

"Waktu pelaksanaan reshuffle hanya presiden yang tahu. Tapi PDIP mendukung adanya reshuffle," ucap Hasto di Bojonegoro dikutip dari Antara, Sabtu (15/7).

Soal reshuffle, Jokowi sudah menegaskan, tidak akan ada reshuffle dalam waktu dekat. Namun dia tak menutup kemungkinan akan kembali melakukannya. [bal]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.