Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cerita pertemanan Ahok dengan pemodal temanAhok Hasan Nasbi

Ini cerita pertemanan Ahok dengan pemodal temanAhok Hasan Nasbi Ahok di Pasar Induk Kramat Jati. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nama pendiri Cyrus Network sekaligus konsultan politik Hasan Nasbi belakangan ini kencang dibicarakan. Hasan disebut-sebut sebagai pemodal yang mendanai operasional temanAhok dalam menjalankan misinya dalam mengumpulkan KTP dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama.

Hasan bukan orang baru di Jakarta. Dia merupakan relawan Jakarta Baru, yakni pendukung pasangan Joko Widodo dan Ahok saat gelaran Pilkada 2012 silam. Atas dasar itulah, Hasan mengaku tertarik merogoh kocek pribadinya untuk mendanai kegiatan temanAhok. Dia pun pernah menyatakan diri sebagai senior dari temanAhok.

Kegiatan temanAhok selama ini, mulai dari sewa posko, sampai pembuatan pernak-pernik khas Ahok itu menggunakan dana awal dari Hasan dan 10 orang lainnya. Total suntikan dana awal itu diketahui mencapai Rp 500 juta.

Fakta itu pun ternyata diakui oleh Ahok. Dia mengakui Hasan adalah orang yang berkontribusi dalam pemenangan pasangan Jokowi-Ahok saat Pilgub 2012 lalu.

Saat itu, Hasan merupakan bagian dari relawan Jakarta Baru. Bahkan, Hasan disebut Ahok bukan sebagai konsultan tapi teman.

"Iya karena dulu Hasan kan pernah bantu kita waktu (pemilihan) gubernur tahun 2012. Makanya saya sama Hasan nih temen bukan sebagai konsultan. Dia teman dari dulu," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/3)

Dia bercerita, sebagai relawan, dirinya sempat tidak setuju bila Ahok mendampingi Jokowi sebagai cawagubnya. Tiap kali nama Ahok muncul, Hasan selalu mencoretnya. Sampai akhirnya, Ahok diminta oleh PDIP dan Hasan menyepakati. Dan sejak terpilih menjadi DKI 2, pertemanan antara keduanya pun dimulai.

"Dulu waktu Pak Jokowi nyuruh dia untuk mencari dua nama jadi wagubnya Jokowi. Dia selalu bilang nama saya tahu enggak. Nama saya muncul dia buang, nama saya muncul dia buang. Akhirnya Pak Jokowi bilang, jangan buang, masukin lagi. Sampai saya akhirnya diusulkan ke PDIP. Begitu jadi, saya temen sama dia," ujarnya bercerita.

Saat disinggung, apakah Hasan hanya sebagai perantara Ahok untuk memodali temanAhok dalam kegiatannya, dia membantahnya. Ahok mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu, sehingga tidak mungkin uang operasional temanAhok berasal darinya.

"Enggaklah. Gua mana ada duit. Gua dapat duit dari mana coba? Itu urusan dia lah," tegas mantan politisi Gerindra ini.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP