Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ical tanya kesanggupan Setya Novanto memegang dua jabatan penting

Ical tanya kesanggupan Setya Novanto memegang dua jabatan penting Zulkifli Hasan temui Setya Novanto di DPP Golkar. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Dewan Pembina Partai Golkar masih belum mengambil sikap atas keputusan pleno DPP Golkar mengembalikan kursi ketua DPR ke tangan Setya Novanto. Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical enggan belum mendapat penjelasan urgensi mengganti Ketua DPR Ade Komaruddin.

"Saya sendiri belum mendapat penjelasan sehingga belum menetapkan secara bersama-sama dan belum bisa menjawab," ujar Ical seusai rapat dewan pembina di Bakrie Tower, Jakarta, Jumat (25/11).

Kendati demikian, Ical menyampaikan Setya Novanto harus memilih antara dua jabatan yang yakni Ketua Umum yang sekarang ini dijabatnya atau rencana kembali menjadi Ketua DPR. Menurut Ical, jabatan tersebut sama-sama menyita waktu sehingga perlu salah satu diprioritaskan. Dia mempertanyakan kesanggupan Setya Novanto jika harus memegang dua jabatan penting itu.

"Dua jabatan strategis butuh waktu. Kalau dilakukan untuk Golkar kasihan tugas kenegaraannya kalau DPR kasihan Golkar nya, kita serahkan ke Pak Setya Novanto apakah sanggup melakukannya," ujarnya.

Senada dengan Ical, wakil ketua dewan kehormatan Golkar, Akbar Tanjung juga mengatakan Setya Novanto harus memilih diantara dua jabatan tersebut.

"Dari perspektif partai jelas, ketua partai itu penting dan perspektif kenegaraan ketua DPR itu juga penting tinggal sekarang kan harus ada pilihan," ucap Akbar.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP