Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasto ungkap target Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019: Jateng 80% dan Jatim 75%

Hasto ungkap target Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019: Jateng 80% dan Jatim 75% Seketaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto. ©2018 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, menyampaikan dengan digelarnya rapat koordinasi daerah oleh PDIP provinsi Bali, untuk pemenangan pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2019, adalah untuk menyatukan seluruh gerak langkah para kader.

"Kita mengadakan rapat koordinasi daerah, untuk menyatukan seluruh gerak langkah kemenangan Pileg dan Pilres. Seluruh kader partai berkomitmen memenangkan pilres dengan kemenangan minimum 80 persen," ucapnya, saat usai mengikuti Rakorda, bertempat di Kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Minggu (21/10).

Hasto juga menjelaskan, partai PDIP akan menyatu dengan seluruh elemen masyarakat untuk pemenangan pemilu legislatif dan pemilu presiden. Selain itu, ia juga berterimakasi kepada masyarakat Bali, karena mendukung Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur dan memenangkan Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Aradana Sukawati.

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Bali, kepada Bapak Koster dan Cok Ace. Sehingga, ini menjadi energi positif di dalam menggalang kemenangan Bapak Jokowi dan KH. Ma'ruf Amin," imbuhnya.

Hasto juga, mengungkapkan dengan nanti adanya Pileg dan Pilpres. Seluruh kader PDIP, dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota akan bekerja sebaik-baiknya dan wajib turun langsung ke bawah.

"Bali ini membanggakan Indonesia raya sebagai pusat kebudayaan kita, maka pada saat turun kebawah juga menggelorakan semangat kebudayaan, menggelorakan jati diri dan martabat kita sebagai bangsa. Ini juga dilakukan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bapak Jokowi," ujarnya.

Terkait, dengan daerah-daerah lain, Hasto memaparkan target pemenangan Pilpres, menurutnya untuk Jawa Tengah jika mengaca pada pemilihan lalu, itu 80 persen plus minus 2.

"Jadi bisa antara 78 sampai 82 persen. Kemudian, untuk Jawa timur itu ditargetkan 75 persen mengingat seluruh komponen pimpinan di Jawa Timur sudah bersatu buat Bapak Jokowi. Untuk Jawa Barat tentu saja merupakan daerah yang harus digarap bersama," ungkapnya.

"Tetapi dengan hadirnya KH. Ma'ruf Amin, potensi penguatan di Jawa Barat sangat tinggi. Terlebih sosok seperti TB Hasanuddin, Ridwan Kamil, Bapak Dedy Mizwar, Deddy Mulyadi, semua sudah menyatakan dukungan kepada bapak Jokowi. Bapak Ginanjar juga, sehingga ini memberikan kekuatan bagi Jawa Barat, dan juga daerah seperti Banten kami juga optimis," jelasnya.

Namun menurut Hasto, kendati survei terakhir 61 persen buat pasangan Pilpres Jokowi-Ma'ruf Amin, pihaknya tidak akan terlena, dan akan terus semangat menggalang dukungan.

"Tapi kami tidak boleh terlena dengan survei yang tinggi. Karena survei yang tinggi kepada bapak Jokowi harus menjadi semangat bagi kami untuk turun ke bawah," ujarnya.

Hasto menyampaikan akan memberi sanksi kepada seluruh Caleg dari PDIP, jika tak memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di daerahnya masing-masing.

"Seluruh Caleg wajib untuk memenangkan Bapak Jokowi, itu sebagai napas perjuangan memenangkan pemilu. Tentu saja, kita akan berikan sanksi, kalau mereka tidak mensosialisasikan Bapak Jokowi dan memenangkan Bapak Jokowi, kami akan memberikan sanksi disiplin partai," ucapnya.

Hasto juga menegaskan, sanksi itu berlaku bagi seluruh Caleg PDIP di seluruh Indonesia termasuk caleg yang berada di basis Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto.

"Di daerah manapun (Sanksi) termasuk di daerah Bapak Prabowo yang memiliki rekam jejak pendukung yang relatif kuat. Kami juga wajib bergerak memenangkan Bapak Jokowi," tandasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP