Hasil survei SMRC, incumbent masih unggul di Pilkada Palembang

Minggu, 10 September 2017 23:34 Reporter : Irwanto
SMRC rilis survei Pilkada Palembang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut pasangan incumbent mengungguli kandidat lain dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Palembang. SMRC memprediksi apabila pencoblosan saat ini, Wali Kota Palembang Harnojoyo bisa kembali melanjutkan kepemimpinan.

Peneliti SMRC, Djayadi Hanan mengungkapkan, survei menunjukkan Harno jauh lebih tinggi dibanding kandidat lain, seperti Sarimuda, Lury Alex Noerdin, dan Mularis Djahri. Dari hasil survei yang dilakukan 24-31 Agustus 2017 menggunakan metode mulstage random sampling, dukungan terhadap Harnojoyo 29,1 persen, disusul Sarimuda (19,1 persen ), Lury Alex Noerdin (0,4 persen). Angka itu berdasarkan 17 nama yang ditawarkan.

"Ada selisih sekitar sepuluh persen dari Sarimuda sebagai pesaing. Jika besok dilakukan pencoblosan besok hari, Harnojoyo menang," ungkap Djayadi di Palembang, Minggu (10/9).

Menurut dia, tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Harnojoyo, masih menempatkannya pada posisi tertinggi sebagai kandidat Walikota Palembang yang diinginkan masyarakat. Bahkan, tingkat kepuasan melebihi kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Angka kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Harnojoyo sebagai Walikota Palembang, di angka 79 persen, sedangkan tingkat kepuasan pemerintahan Jokowi hanya 67 persen," ujarnya.

Dari hasil pilihan pasangan, kata dia, nama Harnojoyo-Fitrianti Agustinda (Finda) mengungguli nama pasangan lain sebesar 41,8 persen, Sarimuda-Abdul Rozak (28,4 persen), dan Mularis Djahri (3,8 persen).

"Beberapa simulasi yang kita gunakan, pasangan Harno-Finda tetap unggul. Tetapi lawan terberat adalah Sarimuda karena sudah tiga kali maju Pilkada walaupun semuanya gagal," kata dia.

Menurut dia, tingginya elektabilitas Harnojoyo berdasarkan hasil survei dipengaruhi program gotong royong dan safari subuh berjamaah yang rutin dilaksanakan. "Semua program dinyatakan puas oleh masyarakat, nanti tergantung waktu menjelang tahapan pilkada," terangnya.

SMRC menggunakan metodologi dengan melibatkan 450 sampel melalui wawancara. Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan lebih kurang 4,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.