Habiburokhman sebut pertemuan Prabowo dan GNPF Ulama bahas Ustaz Somad
Merdeka.com - Calon presiden kubu oposisi, Prabowo Subianto kedatangan tamu dari Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Senin (6/8) malam. Ulama 212 itu membahas rekomendasi Ijtima Ulama di kediaman Prabowo.
Menurut Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman, nama Ustaz Abdul Somad dibahas malam kemarin.
Pernyataan tersebut juga diamini oleh Jubir PA 212 Novel Bamukmin yang bersama Habib saat ditanya soal pertemuan semalam. Keduanya tengah melakukan deklarasi agar Ustaz Abdul Somad menjadi cawapres Prabowo.
Keduanya bersepakat bahwa mendapatkan informasi dari Ketua Umum FPI Sobri Lubis bahwa Ustaz Somad disodorkan ke Prabowo sebagai cawapres pada malam itu.
"Kurang lebih sama ya semalam, ada ketum FPI. Kalau informasi yang kita dapat kurang lebih sama yang disampaikan yaitu arahnya adalah Ustaz Abdul Somad," kata Habiburokhman di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (7/8).
Menurut Habiburokhman, Prabowo bakal mempertimbangkan nama Somad dibahas bersama petinggi partai koalisi. Dia berharap, ketika mantan Danjen Kopassus itu memutuskan, semua partai mau legowo.
"Ini harus benar-benar bijaksana ketika keputusan diambil saya pikir Pak Prabowo juga berharap semua pihak legowo untuk mengamankan keputusan tersebut," kata dia.
PAN juga bertemu dengan Prabowo malam itu. Menurut Habiburokhman, meski belum ada pernyataan resmi, tapi PAN terlihat sepakat mengusung Somad. Dia juga yakin PKS tetap dalam satu nafas meski bukan calon dari 9 nama cawapres yang diusung.
"Kalau secara spirit suasana kebatinannya kita sudah lihatlah, PAN juga sepakat dengan Ustaz Abdul Somad," kata dia.
Jubir PA 212 Novel Bamukmin menambahkan, partai-partai koalisi yang menyodorkan nama ke Prabowo agar legowo menerima siapapun. Termasuk Partai Demokrat yang menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono, dan PKS yang mendorong 9 capres cawapres hasil majelis syuro.
"Bukan PKS saja, kepada Demokrat juga mudah-mudahan menerima begitu juga kepada PAN. Tapi PAN memang cenderung kepada Ustaz Abdul Somad gitu karena cairlah kalau UAS ini urusan antara partai-partai ini mudah-mudahan cair," kata Novel.
Sementara Prabowo, usai bertemu dengan para perwakilan ulama GNPF, meminta semua pihak bersabar. Dia berusaha yang terbaik untuk bisa mengakomodir keinginan semua pihak terkait sosok cawapresnya di Pilpres 2019.
Namun, dia menegaskan, saat ini masih memerlukan waktu untuk bisa memberikan keputusan terkait siapa cawapres yang ia pilih nantinya.
"Saya sampaikan ke kawan-kawan tolonglah kasih kesempatan ke saya untuk musyawarah dan mekanisme politik di Indonesia berjalan. Ini masalahnya kita menghargai semua masukan dari mana-mana. Termasuk dari GNPF kita hargai. Tapi juga kita harus musyawarah dengan mitra politik saya," ungkap Prabowo.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya